Kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk di Pasar Jiung, Kemayoran, Jakpus. Dok. Metro TV
Kebakaran di Kemayoran Hanguskan Ratusan Rumah, 674 Warga Terdampak
Arbida Nila Hastika • 2 June 2026 11:28
Jakarta: Sebanyak ratusan rumah di Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, hangus terbakar. Si jago merah melalap permukiman semi permanen tersebut pada Senin, 1 Juni 2026.
Tri, warga Kebon Kosong, mengaku mengetahui peristiwa kebakaran tersebut saat anaknya hendak membeli jajanan dan melihat kobaran api di gang sekitar permukimannya. Saat itu, dia langsung berusaha menyelamatkan dokumen penting dan membawa anaknya keluar rumah.
“Pas keluar, 'Astagfirullahaladzim'. Aku langsung ngambil surat-surat. Cuma bawa anak sama surat, sudah,” ujar Tri di lokasi kejadian, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, 2 Juni 2026.

Kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk di Pasar Jiung, Kemayoran, Jakpus. Foto: Istimewa
Baca Juga:
Rumah Panggung di Jakut Kebakaran |
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat mengerahkan 35 mobil pemadam dan 175 personel untuk memadamkan api. Operasi pemadaman dimulai pukul 21.05 WIB dan perambatan api berhasil dilokalisasi pada pukul 23.30 WIB.
Petugas melanjutkan proses pendinginan hingga pukul 04.15 WIB, Selasa, 2 Juni 2026, untuk mengurai material yang masih berpotensi terbakar. Data BPBD DKI Jakarta mencatat 304 rumah terdampak kebakaran. Sebanyak 354 kepala keluarga atau 674 jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut.
Selain kerugian material, delapan warga dilaporkan mengalami luka sedang. Sementara itu, tidak ada korban meninggal dunia.
Berdasarkan pendataan sementara BPBD, warga terdampak tersebar di dua wilayah terdampak utama. Di RW 04 RT 012 - RT 016, tercatat 522 jiwa dari 320 kepala keluarga terdampak dengan 270 bangunan terdampak. Lalu, di RW 05 RT 001 - RT 002, terdapat 152 jiwa dari 34 kepala keluarga dengan 34 bangunan terdampak. Warga masih bertahan di pengungsian sambil menunggu pendataan lanjutan dan penyaluran bantuan dari pemerintah daerah.