Tim SAR Timika sedang melaksanakan pencarian perahu nelayan berpenumpang empat orang yang dilaporkan hilang kontak saat mencari ikan di Perairan Atuka. ANTARA/HO- Humas SAR Timika
SAR Timika: Hari Ke-3 Pencarian 4 Nelayan Hilang di Perairan Atuka Masih Nihil
Lukman Diah Sari • 29 June 2026 16:37
Timika: Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika belum menemukan perahu (longboat) nelayan berpenumpang empat orang yang dilaporkan hilang kontak saat mencari ikan di Perairan Atuka, Distrik Mimika Tengah, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga SAR Timika Charles Y Batlajery mengatakan, pencarian telah memasuki hari ketiga sejak Sabtu, 27 Juni 2026, karena pada pencarian hari kedua Tim SAR Gabungan belum menemukan para korban.
"Operasi hari kedua yang kami lakukan kemarin berdasarkan perhitungan SAR Map perahu tersebut telah hanyut dan terbawa arus kurang lebih 20 nautical mile dari titik terakhir lokasi yakni Moroga dan Atuka ," ujar dia di Timika, Senin, 29 Juni 2026, melansir Antara.
Pencarian dilakukan mulai dari lokasi kejadian Perairan Atuka Distrik Mimika Tengah hingga Perairan Manasari Distrik Mimika Timur Jauh dan Perairan Kokonao Distrik Mimika, namun korban belum ditemukan.
"Jika ada yang melihat perahu dengan ciri warna oranye dan putih biru dengan panjang kurang lebih 17 meter bermesin ganda mohon bisa diinformasikan ke SAR Timika. Kita berdoa dan berharap empat orang penumpang daripada perahu ini ditemukan dalam keadaan selamat," ujar dia.
SAR Timika juga akan berkoordinasi dengan TNI Angkatan Udara di wilayah itu untuk menggunakan armada udara melaksanakan pencarian lewat udara.
"Kalau bisa melalui udara maka akan lebih efektif dan efisien untuk pencarian perahu dengan penumpang empat orang tersebut,"ujarnya.

Ilustrasi. (ANTARA/HO/Basarnas Ambon)
Berdasarkan laporan diterima SAR Timika, perahu tersebut dengan empat nelayan pergi mencari ikan di wilayah itu sejak Selasa, 23 Juni dan direncanakan kembali pada Kamis, 25 Juni 2026. Keluarga sempat berkomunikasi dengan salah satu korban pada Rabu, 24 Juni, dan mereka menyampaikan bahwa akan kembali pada Kamis, 25 Juni 2026.
Namun, hingga tanggal yang dijanjikan, para nelayan itu tidak juga kunjung kembali. Sedangkan keluarga juga sudah tidak dapat menghubungi nomor telepon para korban. Karena khawatir, keluarga korban bersama masyarakat setempat sudah mencoba melakukan pencarian namun tidak berhasil menemukan para korban Keluarga lalu melaporkan kepada Tim SAR Timika pada Sabtu, 27 Juni, untuk bersama sama melakukan pencarian terhadap para korban.