Kebakaran Gedung RSUD Syekh Yusuf Gowa, Nihil Korban Jiwa

Foto suasana saat kebakaran di RSUD Syekh Yusuf Gowa, Jumat (29/5/2026). ANTARA/Dok

Kebakaran Gedung RSUD Syekh Yusuf Gowa, Nihil Korban Jiwa

Lukman Diah Sari • 29 May 2026 17:39

Makassar: Peristiwa kebakaran terjadi di RSUD Syekh Yusuf Gowa, pada Jumat siang, 29 Mei 2026. Manajemen RSUD Syekh Yusuf Gowa, Sulawesi Selatan, memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, dan pelayanan sudah kembali normal. 

"Prioritas utama sejak awal kejadian adalah memastikan keselamatan pasien, keluarga pasien, tenaga kesehatan, staf rumah sakit, serta seluruh pengunjung yang berada di lokasi," ujar Kepala RSUD Syekh Yusuf, dr Gaffar di Gowa, Jumat, 29 Mei 2026, melansir Antara.

Dia mengatakan, kebakaran terjadi di area rumah sakit dan langsung ditangani secara cepat oleh tim internal rumah sakit bersama petugas pemadam kebakaran. Setelah musibah kebakaran itu, seluruh pasien yang berada di area terdampak telah berhasil dievakuasi dengan aman menuju area aman dan ruang perawatan sementara.

"Proses evakuasi dilakukan sesuai prosedur keselamatan dan penanggulangan bencana rumah sakit," ucap dia.

Dokter Gaffar menjelaskan bahwa terdapat dua gedung yang terdampak kebakaran. Hingga saat ini, pihak rumah sakit bersama aparat terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut.

“Untuk sementara ada dua gedung yang terbakar dan penyebab kebakaran masih dalam proses pencarian,” kata dr Gaffar.

Saat ini api telah berhasil dikendalikan oleh Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Gowa bersama bantuan armada dari Kota Makassar. Proses pendinginan serta investigasi penyebab kebakaran masih berlangsung bekerja sama dengan pihak berwenang.

"Kami juga mengapresiasi kesigapan seluruh tenaga kesehatan, staf rumah sakit, petugas pemadam kebakaran, aparat keamanan, dan masyarakat yang membantu proses evakuasi,” jelas dokter Gaffar.

Foto suasana saat kebakaran di RSUD Syekh Yusuf Gowa, Jumat (29/5/2026). ANTARA/Dok

Ia menyatakan operasional pelayanan pada area yang tidak terdampak tetap diupayakan berjalan sebagaimana mestinya dengan pengaturan layanan secara bertahap dan terkoordinasi. Pihak rumah sakit juga terus melakukan pendataan serta memastikan kebutuhan pelayanan pasien tetap terpenuhi.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat insiden ini. Fokus utama kami adalah memastikan seluruh pasien tetap mendapatkan pelayanan dan perawatan terbaik serta berada dalam kondisi aman," ujar dr Gaffar.

(Lukman Diah Sari)