Evakuasi jenazah satpam di Waduk Jatiluhur, Purwakarta. Metro TV
Hasil Autopsi Jenazah Satpam Waduk Jatiluhur Ditemukan Luka Benda Tumpul
Reza Sunarya • 28 July 2026 20:01
Purwakarta: Hasil autopsi jenazah Sumarna, petugas keamanan (satpam) Waduk Jatiluhur yang ditemukan tewas dalam kondisi terborgol di Purwakarta, Jawa Barat, mengungkap adanya luka akibat benturan benda tumpul pada bagian wajah dan belakang kepala. Meski demikian, polisi masih menganalisis temuan tersebut sebelum menarik kesimpulan final.
Penyelidikan kasus dugaan pembunuhan terhadap Sumarna terus berjalan. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Purwakarta telah melakukan sejumlah langkah, antara lain pemeriksaan terhadap 15 orang saksi, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta pemeriksaan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.
Tim penyidik juga telah menerima hasil autopsi yang menunjukkan adanya luka di wajah dan kepala korban. Namun, hasil tersebut masih dalam tahap analisis lebih lanjut.
Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menemukan titik terang terkait pelaku pembunuhan satpam tersebut. Terkait beredarnya video yang menyebutkan sejumlah terduga pelaku, polisi masih mendalaminya.
"Kita sudah melakukan pendalaman-pedalaman terkait dengan informasi-informasi yang beredar di masyarakat beserta juga kami juga menggali beberapa informasi melalui CCTV dan rekan kerja korban termasuk beberapa foto media sosial," ujar AKP I Made Purwantara, Selasa, 28 Juli 2026.
Meskipun belum ada kepastian mengenai pelaku, polisi memastikan kasus ini akan diusut tuntas. Seluruh alat bukti dan keterangan saksi terus dikumpulkan guna mengungkap siapa dalang di balik kematian Sumarna.

Tim SAR gabungan melakukan proses pencarian terhadap pria yang dilaporkan tenggelam di Waduk Jatilhur, Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (22/7/2026). (ANTARA/HO-Kantor SAR Bandung)