Hujan meteor Perseid melintas di langit yang sebagian berawan di atas Hutan Nasional Inyo di Bishop, California, pada tahun 2024. (Preston Dyches/NASA)
Hujan Meteor Perseid Hiasi Langit Juli-Agustus 2026, Cek Puncaknya di Indonesia
Riza Aslam Khaeron • 24 July 2026 18:47
Jakarta: Kabar gembira bagi penggiat astronomi, fenomena tahunan hujan meteor Perseid kembali menghiasi langit pada Juli hingga Agustus 2026. Fenomena astronomi ini berlangsung mulai 17 Juli hingga 24 Agustus 2026.
Meskipun intensitas meteor tertinggi baru akan terjadi pada puncaknya, yaitu malam 12 hingga 13 Agustus mendatang, pengamatan sejak pertengahan Juli tetap menarik karena fase awal hujan meteor Perseid dikenal kerap menghadirkan kejutan berupa bola api.
Berikut informasi lengkap terkait hujan meteor Perseid:
Apa Itu Hujan Meteor Perseid?

Ilustrasi Hujan Meteor.
Mengutip laman NASA, Perseid dianggap sebagai salah satu fenomena hujan meteor terbaik sepanjang tahun. Perseid merupakan salah satu hujan meteor paling melimpah dengan sekitar 50 hingga 100 meteor yang terlihat per jam.
Fenomena ini juga terkenal dengan bola apinya, yaitu ledakan cahaya dan warna yang lebih besar dan bertahan lebih lama daripada garis meteor biasa.
Mengutip Media Indonesia (MI), dari perspektif pengamat di Bumi, serpihan meteor ini seolah-olah memancar dari arah rasi bintang Perseus di langit utara. Hal itulah yang menjadi alasan fenomena tahunan ini dinamakan Perseid.
Kapan Puncak Hujan Meteor Perseid di Indonesia?
Kalender hujan meteor dari International Meteor Organization (IMO) memperkirakan puncak utama Perseid terjadi pada 13 Agustus 2026 pukul 02.00–04.00 Universal Time, atau setara dengan:- Pukul 09.00–11.00 WIB
- Pukul 10.00–12.00 WITA
- Pukul 11.00–13.00 WIT
Oleh karena itu, waktu pengamatan terbaik di Indonesia adalah malam Rabu, 12 Agustus, menuju dini hari Kamis, 13 Agustus 2026, khususnya setelah tengah malam hingga menjelang Matahari terbit. Pada rentang waktu tersebut, intensitas meteor masih terbilang tinggi dan kondisi langit cukup gelap untuk pengamatan.
| Baca Juga: Daftar Fenomena Astronomi Juli 2026, Buck Moon hingga Puncak Hujan Meteor |
Apakah Perseid Terlihat dari Indonesia?
Berdasarkan penjelasan NASA, hujan meteor Perseid paling baik disaksikan dari belahan Bumi utara pada jam-jam sebelum fajar, karena titik radiannya berada di sekitar rasi bintang Perseus di utara.Mengutip IMO, fenomena ini tidak dapat diamati secara optimal dari sebagian besar belahan Bumi selatan maupun dari lintang di atas 60° LU. Dengan demikian, jumlah meteor yang terlihat dari Indonesia kemungkinan jauh lebih sedikit dibandingkan dengan wilayah lintang utara.
Peluang pengamatan secara umum akan lebih baik jika dilakukan dari wilayah Indonesia bagian utara atau daerah yang lebih dekat dengan garis khatulistiwa.