2,2 Juta Tiket Kereta Lebaran 2026 Masih Tersedia

Ilustrasi. Foto: Dok istimewa

2,2 Juta Tiket Kereta Lebaran 2026 Masih Tersedia

Eko Nordiansyah • 22 February 2026 10:15

Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 2,2 juta atau sekitar 59 persen tiket Angkutan Lebaran 2026, masih tersedia untuk dipesan masyarakat. Adapun sebanyak 1,58 juta tiket telah terjual hingga Sabtu, 21 Februari 2026.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan berdasarkan data yang dimilikinya, menunjukkan okupansi tiket untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026 baru menyentuh angka 40,87 persen dari total 3.872.810 tempat duduk yang disediakan.

Menurut Anne, masyarakat masih memiliki peluang besar untuk mendapatkan jadwal perjalanan favorit, termasuk dengan adanya insentif tarif khusus 30 persen selama Lebaran.

"Pada periode 14 hingga 29 Maret 2026 tersedia insentif tarif sebesar 30 persen sebagai bagian dari kebijakan pemerintah dalam mendukung mobilitas masyarakat selama Lebaran," ujar Anne dilansir dari Antara, Minggu, 22 Februari 2026.

Baca Juga :

Awal 2026, KAI Logistik Angkut 222 Ribu Ton Barang



(Ilustrasi. Foto: Dok istimewa)

Puncak arus mudik

Hingga saat ini, puncak arus mudik sementara diprediksi terjadi pada 23 Maret 2026 dengan penjualan mencapai 114.113 tiket, disusul 24 Maret 2026 sebanyak 112.758 tiket.

Kereta api ekonomi jarak jauh seperti KA Airlangga (Pasar Senen-Surabaya Pasarturi) dan KA Serayu (Pasar Senen-Purwokerto) menjadi primadona dengan jumlah pelanggan tertinggi.

Anne mengimbau calon penumpang untuk segera melakukan pemesanan melalui kanal resmi seperti aplikasi Access by KAI atau situs kai.id guna menghindari penipuan dan menjamin keamanan transaksi.

"Kami mengimbau pelanggan untuk merencanakan perjalanan lebih awal. Jika tanggal pilihan mulai padat, pelanggan dapat mempertimbangkan alternatif keberangkatan atau memanfaatkan skema connecting train," tuturnya.

Bagi masyarakat yang kehabisan tiket pada tanggal tertentu, Anne menambahkan pihaknya menyarankan untuk mencari tanggal alternatif di luar periode puncak (peak days) agar tetap bisa mendapatkan kenyamanan selama perjalanan mudik.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)