Hamas Sebut Dialog di Mesir untuk Pastikan Israel Patuhi Peta Jalan Gaza

Kerusakan akibat serangan Israel di Jalur Gaza. (Anadolu Agency)

Hamas Sebut Dialog di Mesir untuk Pastikan Israel Patuhi Peta Jalan Gaza

Willy Haryono • 16 August 2026 18:55

Kairo: Kelompok pejuang Palestina Hamas mengatakan pembicaraan dengan mediator Mesir pada Minggu, 16 Agustus 2026, bertujuan melaporkan pelanggaran Israel serta memastikan Tel Aviv mematuhi peta jalan Gaza yang telah disepakati dengan Board of Peace (BoP).

Juru Bicara Hamas Hazem Qassem mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari komunikasi dan upaya diplomatik Hamas yang berkelanjutan dengan para mediator.

“Pertemuan dengan saudara-saudara kami di Mesir merupakan bagian dari komunikasi dan upaya diplomatik gerakan yang berkelanjutan dengan para mediator,” ujar Qassem dalam sebuah pernyataan yang dikutip Anadolu Agency.

Menurutnya, komunikasi tersebut bertujuan untuk “memberi tahu mereka tentang pelanggaran pendudukan dan memastikan pendudukan mematuhi peta jalan yang telah disepakati dengan Board of Peace.”

Pada Sabtu (15/8), sumber Hamas mengatakan kepada Anadolu bahwa delegasi tingkat tinggi yang dipimpin Kepala Hamas Khalil al-Hayya akan mengunjungi Kairo pada Minggu untuk bertemu dengan pejabat Mesir.

Pembicaraan tersebut akan membahas upaya memperkuat gencatan senjata di Gaza.

Sementara itu, serangan Israel di Jalur Gaza yang dimulai pada Oktober 2023 telah menewaskan lebih dari 73.000 orang dan melukai lebih dari 174.000 lainnya.

Meski gencatan senjata telah berlangsung sejak Oktober 2025, militer Israel masih melanjutkan serangan di wilayah Palestina tersebut.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, serangan sejak gencatan senjata menewaskan sedikitnya 1.260 orang dan melukai lebih dari 4.100 lainnya.

Baca juga:  Pimpinan Hamas Khalil al-Hayya Bertolak ke Mesir, Bahas Gencatan Senjata Gaza

(Willy Haryono)