Pemprov DKI Gerak Cepat Tangani Kebakaran Batu Ceper Gambir: 114 Rumah Terdampak, Tidak Ada Korban Jiwa

Kebakaran yang menghanguskan permukiman padat di Jalan Batu Ceper 8, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, berhasil dipadamkan. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.

Pemprov DKI Gerak Cepat Tangani Kebakaran Batu Ceper Gambir: 114 Rumah Terdampak, Tidak Ada Korban Jiwa

Duta Erlangga • 1 September 2026 09:38

Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan penanganan kebakaran di permukiman padat Jalan Batu Ceper 8, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, berjalan cepat, terkoordinasi, dan berpihak pada warga. Kebakaran yang terjadi Senin, 31 Agustus 2026, menghanguskan 114 rumah dan berdampak pada 310 Kartu Keluarga atau 880 jiwa. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dari kalangan warga.
 
Laporan diterima Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) pukul 13.40 WIB. Unit pertama tiba di lokasi dalam hitungan menit dan operasi pemadaman dimulai pukul 13.46 WIB. Karena hunian sangat padat dan angin kencang mempercepat perambatan api, Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat menambah armada hingga total 29 unit mobil pemadam dengan 135 personel. Api di kawasan permukiman berhasil dilokalisir pukul 16.17 WIB dan dinyatakan padam pada pukul 18.00 WIB. Petugas tetap berjaga untuk pendinginan dan penyisiran agar tidak ada titik api yang menyala kembali.

Kebakaran yang menghanguskan permukiman padat di Jalan Batu Ceper 8, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, berhasil dipadamkan. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, menegaskan bahwa kecepatan di lapangan selalu menjadi prioritas dan diingatkan terus menerus oleh Gubernur Pramono Anung kepada jajaran.  
 
“Dalam hitungan menit setelah laporan masuk, Damkar sudah bekerja. Itu yang kami tuntut: cepat, terukur, dan tidak meninggalkan warga. Malam itu juga kewilayahan dan Dinas Sosial sudah membuka posko serta menyalurkan makanan,” katanya.
 
Di sisi kewilayahan, Wali Kota Jakarta Pusat Arifin langsung meninjau lokasi. Empat RT di RW 01 terdampak, yaitu RT 04, 05, 07, dan 09. Camat Gambir Muhammad Iqbal bersama lurah, RT, dan RW setempat menyiapkan empat posko pengungsian di lapangan, tanah kosong, jalur belakang, dan rumah warga. Tenda, toilet, dan air bersih disediakan agar warga terdampak, termasuk balita, lansia, dan anak usia sekolah, punya tempat istirahat yang layak.
 
Dinas Sosial pada malam yang sama menyalurkan makanan siap saji ke posko. Bantuan lanjutan dari Bazis, Baznas, dan PMI dijadwalkan masuk secara bergantian mulai Selasa, 1 September 2026. Pendataan warga terdampak terus dip verdalam agar bantuan tepat sasaran, termasuk kebutuhan kelompok rentan dan anak sekolah.
 
Polres Metro Jakarta Pusat menurunkan tim forensik untuk mendalami penyebab kebakaran. Dua petugas Damkar yang kelelahan dan terpapar asap telah mendapat penanganan medis. Pemprov DKI mengapresiasi kerja keras personel Gulkarmat yang menghadapi akses sempit, sumber air yang jauh, dan perambatan api yang cepat.
 
Ke depan, Pemprov DKI bersama Pemkot Jakarta Pusat akan memastikan logistik harian tetap berjalan, membantu pengurusan dokumen yang hilang, dan merumuskan langkah pemulihan hunian secara bertahap. Pemerintah mengimbau warga di sekitar lokasi untuk tidak mendekati puing bangunan demi keselamatan dan kelancaran distribusi bantuan.
 
Gubernur Pramono telah menginstruksikan jajaran Pemprov DKI Jakarta untuk terus mendampingi warga Batu Ceper, khususnya yang terdampak.

(Rosa Anggreati)