Korban Galodo Masih Dicari, Tim Gabungan Sisir Sungai di Arosuka

Tim SAR mencari korban banjir bandang di Kabupaten Solok. MI

Korban Galodo Masih Dicari, Tim Gabungan Sisir Sungai di Arosuka

Yose Hendra • 25 September 2026 16:15

Solok: Tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban yang dilaporkan hilang akibat banjir bandang atau galodo di Kabupaten Solok, Sumatra Barat. Penyisiran kembali dilakukan di sepanjang aliran sungai hingga kawasan belakang pabrik tahu di Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Jumat, 25 September 2026.

Pencarian dilakukan dengan menyusuri sejumlah jalur yang diduga menjadi lintasan material dan derasnya arus galodo. Personel gabungan memeriksa titik-titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus.

Penyisiran dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi medan serta aspek keselamatan personel yang berada di lokasi.

Dansat Brimob Polda Sumbar Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik mengatakan personel Brimob bersama tim SAR gabungan terus dikerahkan untuk membantu pencarian korban. Area penyisiran diperluas berdasarkan kondisi medan dan informasi yang ditemukan petugas selama operasi berlangsung.

“Personel kami bersama tim gabungan terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai dan titik-titik yang diperkirakan menjadi jalur terbawanya korban. Pencarian dilakukan secara maksimal, terukur dan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan,” ujar Kombes Pol Lukman.

Ia meminta seluruh personel tetap waspada selama menjalankan pencarian. Sejumlah material sisa bencana masih ditemukan di lokasi, mulai dari lumpur, kayu, hingga bebatuan. Kondisi medan juga menyulitkan mobilitas petugas di beberapa titik.
 


Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya mengatakan jajaran Polda Sumbar terus terlibat dalam penanganan bencana di Kabupaten Solok. Personel kepolisian dikerahkan tidak hanya untuk pencarian dan evakuasi, tetapi juga membantu pembersihan serta pelayanan bagi masyarakat terdampak.

“Polri melalui jajaran Polda Sumbar terus hadir bersama masyarakat dalam menghadapi situasi pascabencana. Prioritas kami adalah membantu proses pencarian korban, memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak, serta memastikan seluruh kegiatan penanganan bencana berjalan secara terpadu bersama unsur terkait,” ujar Kombes Pol Susmelawati.

Susmelawati juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama warga yang berada di sekitar aliran sungai maupun kawasan yang masih memiliki potensi bahaya susulan.


Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban banjir bandang di Solok, Sumatra Barat (Sumbar). ANTARA/HO-SARPadang

 

“Dalam situasi seperti ini, kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan dan tidak mendekati lokasi yang masih berisiko. Setiap informasi terkait korban maupun kondisi di lapangan agar segera disampaikan kepada petugas untuk mendukung proses pencarian,” katanya.

Polda Sumbar menyatakan personel di lapangan akan terus berkoordinasi dengan tim SAR, TNI, pemerintah daerah, BPBD, serta unsur terkait lainnya dalam pencarian korban dan penanganan dampak bencana.

Operasi dilakukan dengan mengutamakan keselamatan petugas, aspek kemanusiaan, dan kebutuhan masyarakat yang terdampak galodo.

(Whisnu M)