Ribuan warga Muhammadiyah mengikuti Salat Idulfitri 1447 H di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo pada Jumat, 20 Maret 2026
Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Idul Fitri di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo
Triawati Prihatsari • 20 March 2026 07:32
Solo: Ribuan warga Muhammadiyah mengikuti Salat Idulfitri 1447 H di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo pada Jumat, 20 Maret 2026. Jemaah mulai berdatangan sejak pukul 05.30 WIB dan langsung menempati saf yang telah ditentukan panitia. Salat Idulfitri dimulai pukul 06.20 WIB dan berlangsung khidmat.
Bertindak sebagai imam adalah Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo periode 2016-2021 KH Subari. Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Ranting Keprabon, Fatkhul Hadi, mengatakan bahwa pihaknya telah mendapatkan izin dari penguasa Pura Mangkunegaran, KGPAA Mangkunegara X, untuk menggunakan Pamedan sebagai lokasi salat.
"Kita sudah mendapatkan falilah dari Gusti Kanjeng Mangkunegara X untuk melaksanakan kegiatan shalat Idulfitri 1447 H atau 20 Maret 2026 karena kita menganut hisab. Jadi jauh hari kita sudah bisa menentukan jatuhnya bulan 1 Syawal 1447 H. Ada sekitar 2.000 an jemaah mengikuti Salat Idulfitri ini," ujar Fatkhul Hadi di Solo, Jumat, 20 Maret 2026.
Fatkhul menegaskan bahwa perbedaan waktu Lebaran tidak perlu diperdebatkan. Menurutnya, masing-masing pihak memiliki dasar dalam menentukan 1 Syawal 1447 H.
"Kita menghargai semua perbedaan karena semuanya punya dasar untuk menentukan awal bulan 1 Syawal," beber Fatkhul.

Ribuan warga Muhammadiyah mengikuti Salat Idulfitri 1447 H di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo pada Jumat, 20 Maret 2026
Ketua Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas PDM Kota Solo Ahmad Sukidi menambahkan bahwa PDM Muhammadiyah Kota Solo menyediakan 103 titik lokasi pelaksanaan Salat Idulfitri. Penetapan 1 Syawal ini berdasarkan keputusan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
"Kami berharap seluruh rangkaian ibadah Idulfitri dapat berlangsung khidmat, tertib, dan diikuti masyarakat dengan penuh kekhusyukan," ungkap Sukidi.