Penerbangan di Bandara Amsterdam Schiphol di Belanda dibatalkan akibat badai salju. Foto: ANP
Belanda Diselimuti Salju Tebal, Kemenlu Pastikan Tidak Ada WNI Terdampak
Fajar Nugraha • 7 January 2026 18:30
Amsterdam: Bandara Amsterdam Schiphol di Belanda adalah salah satu bandara terbesar di Eropa. Namun karena hantaman badai salju dan angin telah mengumumkan setidaknya 700 pembatalan penerbangan.
Ini terjadi setelah beberapa hari terjadi gangguan perjalanan akibat cuaca.
“Lebih dari 1.000 orang bermalam di Schiphol,” kata pihak bandara, seperti dikutip dari Guardian, Rabu 7 Januari 2026, menambahkan bahwa mereka telah memasang tempat tidur lipat dan menawarkan sarapan kepada para penumpang yang terpaksa tidur di sana.
Jumlah pembatalan diperkirakan akan meningkat sepanjang hari. Salju, es, dan suhu beku telah menyebabkan kekacauan di beberapa bagian Eropa minggu ini, dengan lima orang dipastikan meninggal pada hari Selasa dalam kecelakaan lalu lintas di Prancis.
“Sekitar 100 penerbangan dibatalkan di bandara Charles de Gaulle Paris pada Rabu pagi karena hujan salju dan cuaca dingin yang ekstrem, dan 40 penerbangan lainnya dibatalkan di bandara Orly ibu kota Prancis,” kata menteri transportasi Prancis.
Layanan bus umum di Paris dan pinggiran kota sekitarnya dihentikan karena jalanan yang licin akibat es, meskipun sebagian besar sistem metro dan kereta api pinggiran kota tetap beroperasi.
Layanan cuaca Météo France mengatakan 38 dari 96 departemen Metropolitan negara itu –,daratan utama dan Korsika,– berada dalam siaga untuk salju lebat dan es hitam, dengan salju setebal 3 cm hingga 7 cm yang telah terakumulasi.
Dikatakan bahwa gelombang dingin ini memiliki "intensitas yang jarang terjadi untuk musim ini". Pihak berwenang sebelumnya telah memperingatkan warga di wilayah Paris untuk menghindari perjalanan yang tidak perlu pada hari Rabu dan bekerja dari rumah jika memungkinkan.
Kondisi WNI
Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Den Haag menyikapi kondisi cuaca ekstrem berupa salju dan es di Belanda. Menurut Kemenlu, 7 Januari 2026 Badan Meteorologi Belanda (KNMI) telah mengeluarkan peringatan Kode Oranye untuk hampir seluruh wilayah, dengan pengecualian Kode Kuning di Limburg dan Kepulauan Wadden“Kemlu melalui KBRI Den Haag melakukan pemantauan intensif, berkoordinasi dengan otoritas setempat, serta menyampaikan imbauan kewaspadaan kepada WNI dan diaspora Indonesia melalui kanal resmi,” menurut keterangan itu.
“Para WNI dihimbau untuk memantau informasi cuaca dari sumber pemerintah setempat, membatasi perjalanan yang tidak mendesak, menghubungi 112 dalam keadaan darurat, serta memanfaatkan hotline KBRI (konsuler: +31 6 288 60 509; keimigrasian darurat: +31 6 828 4 9252),” imbuh pihak Kemenlu.
“Hingga saat ini, tidak terdapat laporan WNI yang terdampak signifikan, selain hambatan pada transportasi publik, dan KBRI akan terus melakukan langkah antisipatif guna memastikan keselamatan serta pelindungan WNI di wilayah akreditasi,” pungkas pernyataan itu.