Kapal Feri Tenggelam akibat Gelombang Tinggi di Sudan, 15 Orang Tewas

Operasi penyelamatan korban kapal tenggelam. (Anadolu Agency)

Kapal Feri Tenggelam akibat Gelombang Tinggi di Sudan, 15 Orang Tewas

Willy Haryono • 12 February 2026 11:52

Khartoum: Sedikitnya 15 orang tewas setelah sebuah feri penumpang tenggelam di Negara Bagian River Nile, Sudan utara, pada Rabu, 12 Februari 2026.

Dilansir dari Xinhua, Kamis, 12 Februari 2026, otoritas pertahanan sipil setempat menyatakan kapal kayu tersebut terbalik akibat gelombang tinggi.

Feri itu berlayar dari desa Tayba Al-Khawad menuju Deim Al-Qarai dengan membawa lebih dari 27 penumpang, termasuk perempuan, lansia, dan anak-anak. Hingga kini, tim penyelamat telah menemukan 15 korban meninggal, sementara delapan orang berhasil selamat dan empat lainnya masih dalam pencarian.

Organisasi relawan Sudan Doctors Network mengonfirmasi insiden tersebut dan menyoroti rendahnya standar keselamatan transportasi sungai di wilayah itu. Mereka mendesak pemerintah segera mengerahkan tim penyelamat khusus beserta peralatan evakuasi yang memadai.

Organisasi tersebut juga meminta otoritas memperkuat pengawasan keselamatan transportasi sungai guna mencegah tragedi serupa di masa mendatang.

Kecelakaan perahu tradisional kerap terjadi di Sudan, terutama di wilayah pedesaan yang minim jembatan penghubung di sepanjang Sungai Nil. Banyak warga bergantung pada perahu kayu sederhana sebagai sarana transportasi utama.

Otoritas pertahanan sipil sebelumnya telah berulang kali memperingatkan risiko penggunaan perahu tradisional, khususnya saat musim banjir, sebagai upaya menekan angka kecelakaan tenggelam yang telah menelan banyak korban dalam beberapa tahun terakhir. (Kelvin Yurcel)

Baca juga:  Perahu Migran Terbalik di Libya, 53 Orang Dinyatakan Tewas atau Hilang

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)