Tim SAR Evakuasi 101 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua, 83 Teridentifikasi

Situasi berkabut menyelimuti lokasi pencarian di titik A2 Longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. ANTARA/Ilham Nugraha

Tim SAR Evakuasi 101 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua, 83 Teridentifikasi

Silvana Febiari • 12 February 2026 15:59

Bandung Barat: Tim SAR gabungan telah mengevakuasi 101 kantong jenazah korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, hingga hari ke-20 operasi pencarian. Seluruh kantong jenazah (bodypack) yang ditemukan langsung diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat untuk proses identifikasi.

“Sampai hari ke dua puluh ini, tim SAR menemukan 101 bodypack yang langsung diserahkan ke tim DVI Polda Jawa Barat,” kata Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana, dikutip dari Antara, Kamis, 12 Februari 2026. 

Dari 101 kantong jenazah tersebut, sebanyak 83 telah teridentifikasi dari 86 yang diperiksa. Proses identifikasi terhadap sisanya masih dilakukan guna memastikan identitas korban secara akurat.
 


“Dari 83 bodypack itu, sebanyak 64 merupakan warga setempat dari daftar 80 orang yang dilaporkan menjadi korban oleh pemerintah desa dan Pemda Bandung Barat,” ujar Ade.

Operasi pencarian terhadap korban yang diduga masih tertimbun material longsor tetap dilanjutkan secara terbatas dalam masa transisi menuju pemulihan. Meski, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah mencabut status tanggap darurat bencana.


Operasi pencarian korban longsor di Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan


Memasuki masa pasca-rehabilitasi dan rekonstruksi, Basarnas bersama unsur SAR gabungan tetap hadir mendampingi proses yang berjalan. Apabila terdapat informasi atau indikasi baru terkait keberadaan korban, pihaknya segera menindaklanjuti.

“Apabila terdapat informasi atau indikasi baru yang disampaikan di lokasi, Basarnas akan terus menindaklanjuti terkait penemuan atau dugaan adanya korban,” ungkap Ade. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)