Badan Penanggulangan Bencana Bencana (BPBD) mencatat masih terdapat 30 persen titik api di lokasi kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang. Metrotvnews.com/ Hendrik
Titik Api di TPA Jatiwaringin Tersisa 30 Persen
Hendrik Simorangkir • 8 July 2026 17:28
Tangerang: Badan Penanggulangan Bencana Bencana (BPBD) mencatat masih terdapat 30 persen titik api di lokasi kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang. Operasi pemadaman terus dilakukan melalui jalur darat dan udara.
"Saat ini kurang lebih tinggal 30 persen lagi atau sekitar antara 4 hektare yang masih ada titik api," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, Rabu, 8 Juli 2026.
Pihaknya bersama tim Manggala Agni tengah menangani titik api dari darat. Sementara tiga helikopter water bombing milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan penyiraman di area yang sulit dijangkau dari udara.
Baca Juga :
"Jadi skema pemadamannya metodenya hampir sama, hanya saja fokus pemadamannya sudah bergeser ke wilayah barat," kata Taufik.
Taufik menuturkan, karakteristik kebakaran di TPA Jatiwaringin menyerupai kebakaran lahan gambut. Sebab, sumber api berada di bawah permukaan timbunan sampah yang menghasilkan gas metana.

Badan Penanggulangan Bencana Bencana (BPBD) mencatat masih terdapat 30 persen titik api di lokasi kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang. Metrotvnews.com/ Hendrik
Alat berat dikerahkan untuk membongkar timbunan sampah. Langkah ini dilakukan agar titik api yang berada di bawah permukaan dapat dijangkau dan dipadamkan secara menyeluruh.
"Di bagian dalamnya itu mengandung gas metana. Kalau cuaca panas, api bisa muncul sendiri," ucap Taufik.
Taufik menambahkan, pihaknya tetap mewaspadai potensi munculnya kembali kobaran api akibat gas metana.