Ilustrrasi-Kapal membawa korban selamat KM Virgo Transport 8. (Foto: Antara)
MT Mauhau Bawa 1 Jasad dan 15 Korban Selamat KM Virgo ke Pelabuhan Trisakti
Lukman Diah Sari • 14 September 2026 07:43
Banjarmasin: Satu jasad korban Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Senin pagi, 14 September 2026, sekitar pukul 07.00 Wita. KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di Perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu dini hari, 13 September 2026.
“Masih diidentifikasi sebagai Mister X, sedang proses pendataan lengkap, untuk jenis kelamin laki-laki,” kata Humas Basarnas Banjarmasin Singgih kepada Antara di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Senin pagi, 14 September 2026.
Pantauan pewarta di lapangan, jasad berjenis kelamin laki-laki itu ditandu menggunakan kantong jenazah dan diturunkan dari kapal tanker MT Mauhau milik PT Pertamina Patra Niaga di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, beserta 15 penumpang selamat lainnya.
Kemudian KN SAR Laksamana 241 juga membawa satu orang korban selamat. Sehingga total korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 yang berhasil dievakuasi pagi ini sebanyak 17 penumpang (16 selamat, satu meninggal dunia).
Sebelumnya pada Minggu malam, sebanyak 69 korban selamat berhasil dievakuasi Kapal MV Haida ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin untuk penanganan medis.

Petugas gabungan mengevakuasi satu jasad berjenis kelamin laki-laki menggunakan kantong jenazah dari Kapal tanker MT Mauhau yang merupakan korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 dari total 243 korban di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalima
Kapal Virgo Transport 8 membawa 243 penumpang dan dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu, 13 September 2026, sekitar pukul 02.00 Wita saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu, 12 September 2026.
Basarnas mengerahkan 15 armada laut dan udara dari unsur gabungan untuk memaksimalkan pencarian di lokasi kejadian di Perairan Masalembo, Laut Jawa, yang terdiri atas 11 kapal, satu helikopter, dan tiga pesawat.
Basarnas mengonfirmasi tim SAR gabungan telah mengevakuasi 113 penumpang yang terdiri atas 107 orang selamat dan enam orang meninggal dunia, sementara 130 orang lainnya masih dalam proses pencarian di lokasi kejadian.