Erupsi Gunung Anak Krakatau. Foto: Akun Instagram @bpbdlampung.
Tinggi Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mencapai 2,1 Km
Fachri Audhia Hafiez • 9 September 2026 13:15
Bandar Lampung: Erupsi Gunung Anak Krakatau memuntahkan asap dan abu vulkanik dengan sebaran debu yang teridentifikasi mencapai ketinggian hingga 2,1 kilometer. Debu juga meluas ke sebagian kawasan Teluk Lampung.
"Sebaran debu vulkanik teridentifikasi dari permukaan hingga ketinggian sekitar 7.000 ft atau kurang lebih 2,1 Km dan teramati bergerak ke arah barat laut, mencakup sebagian wilayah Teluk Lampung," tulis rilis BPBD Provinsi Lampung melalui akun Instagram @bpbdlampung, Rabu, 9 September 2026.
Baca Juga :
Temuan tersebut didapatkan berdasarkan hasil pemantauan langsung dari KRI Lepu-861 milik TNI Angkatan Laut serta analisis citra RGB Himawari-9 yang dilakukan oleh tim gabungan. Tim tersebut terdiri atas Kesbangpol Provinsi Lampung, DLH Provinsi Lampung, BPBD Provinsi Lampung, Basarnas, dan Institut Teknologi Sumatera (ITERA).

KRI Lepu-861 milik TNI Angkatan Laut dikerahkan memantau erupsi Gunung Anak Krakatau. Foto: Akun Instagram @bpbdlampung.
Pendekatan armada KRI Lepu-861 ke kawasan Gunung Anak Krakatau dilakukan guna mendukung pengamatan visual secara intensif dari perairan. Seluruh proses pemantauan ini dilaksanakan sesuai izin pihak berwenang serta mematuhi standar operasional prosedur (SOP) keselamatan pelayaran.
Pemantauan visual dan koordinasi lintas instansi terus diperketat untuk menjamin ketersediaan data kondisi terkini secara aktual sebagai dasar mitigasi bencana.
Pemerintah mengimbau masyarakat di wilayah terdampak agar tetap tenang, tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Selain itu, masyarakat diminta memantau perkembangan informasi resmi dari instansi berwenang.