Bendera Amerika Serikat dan Iran. (Anadolu Agency)
Qatar Serukan Koordinasi Negara Teluk untuk Jalankan MoU AS-Iran
Muhammad Reyhansyah • 4 August 2026 12:26
Doha: Qatar menyerukan penguatan koordinasi antarnegara Teluk untuk mengimplementasikan nota kesepahaman (MoU) antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Seruan itu disampaikan Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani dalam pembicaraan terpisah dengan para mitranya dari Uni Emirat Arab (UEA), Arab Saudi, Kuwait, Oman, dan Bahrain.
Menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Qatar pada Senin, 3 Agustus 2026, pembicaraan tersebut membahas perkembangan situasi kawasan, khususnya upaya diplomatik dan koordinasi bersama guna meredakan ketegangan serta memperkuat keamanan dan stabilitas regional, selain kerja sama bilateral.
"Seluruh pihak harus tetap berkomitmen pada dialog dan diplomasi serta melaksanakan ketentuan dalam MoU AS-Iran, termasuk memastikan kebebasan navigasi di Selat Hormuz demi menjaga keamanan kawasan, mempertahankan kemajuan yang telah dicapai, dan memperkuat stabilitas regional," tegas Al Thani, dikutip dari Anadolu.
Ia juga menegaskan kembali dukungan penuh Qatar terhadap berbagai upaya untuk meredakan ketegangan dan mencapai kesepakatan komprehensif yang dapat mewujudkan perdamaian jangka panjang di kawasan.
Ketegangan di Timur Tengah meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Februari, yang kemudian dibalas Teheran dengan serangan ke sejumlah negara di kawasan.
AS dan Iran sempat menyepakati gencatan senjata pada April, kemudian menandatangani MoU yang dimediasi Pakistan pada Juni untuk mengakhiri konflik militer dan membuka jalan menuju kesepakatan damai yang lebih permanen. Namun, kesepakatan tersebut runtuh bulan lalu setelah kedua negara kembali saling melancarkan serangan selama hampir dua pekan.
Baca juga: Empat Negara Arab Desak Israel Patuhi Kesepakatan Perdamaian Gaza