Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari memberikan keterangan dalam program Metro TV. (Dokumentasi/Metro TV)
73 Korban Hilang Akibat Longsor Cisarua Masih Dicari
Silvana Febiari • 26 January 2026 13:33
Bandung Barat: Tim SAR gabungan fokus mencari 73 korban hilang akibat longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Pencarian dilakukan dengan melibatkan lebih dari 300 personel.
"Data pencarian kita itu masih ada 73 korban hilang yang masih akan diteruskan upaya pencariannya secara optimal," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam tayangan Breaking News, Metro TV, Senin, 26 Januari 2026.
Proses pencarian korban didukung alat berat dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Namun, kondisi lapangan yang masih terimbas longsor susulan dan curah hujan yang tinggi menjadi kendalanya.
Baca Juga :
"Alat berat ini belum semuanya optimal masuk ke lapangan karena kondisi material lumpuran masih cukup lunak," ungkap Abdul.
Meski hujan dengan intensitas sedang masih sering terjadi dalam waktu singkat, upaya pencarian tetap dilanjutkan dengan segala cara. "Beberapa kali hujan intensitas sedang terjadi meskipun dalam waktu relatif singkat," tambah Abdul.
Dalam upaya mengatasi kondisi tersebut, BNPB menambah pesawat untuk modifikasi cuaca, yang diharapkan dapat mengurangi intensitas hujan secara signifikan. "Kita harapkan modifikasi cuaca ini bisa benar-benar mengoptimalkan dan mengurangi intensitas hujan supaya material longsor di lokasi sedikit kering, sehingga alat berat bisa membuat jalan ke daerah titik-titik operasi pencarian," ujar Abdul Muhari.

Lokasi longsor di Cisarua, Bandung Barat. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan
Sementara itu, tim SAR gabungan juga telah melakukan identifikasi pencarian dengan menggunakan pemetaan udara dan pemetaan internal untuk memastikan area-area yang perlu fokus pencarian. Meskipun pencarian dilakukan secara manual, jumlah personel di lapangan terus dioptimalkan.
"Kita harapkan operasi modifikasi cuaca hari ini, seperti hari kemarin, dapat signifikan mengurangi intensitas hujan. Kemarin sudah ada tiga alat berat yang digunakan di dua titik pencarian utama," beber Abdul.
BNPB akan menambah delapan alat berat untuk membantu mempercepat operasi pencarian di dua titik utama. Semua upaya dilakukan agar para korban yang masih hilang segera ditemukan.