Booth minuman keras di konser musik. Foto: Threads @jarrkojarr.
Promo Miras Tukar Hafalan Al-Qur'an, Produsen Minta Maaf
Fathurrozak • 11 August 2026 20:17
Jakarta: Media sosial digemparkan dengan potongan video terkait adanya aksi tantangan hafalan surat Alquran di booth minuman keras (miras) Newport, salah satu sponsor konser musik The Sounds Project pada Minggu, 9 Agustus 2026, pihak perusahaan pun kini angkat bicara. Sebelumnya MC yang ada di video tersebut, termasuk promotor The Sounds Project juga telah melakukan klarifikasi dan permintaan maaf.
“Newport menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh umat Muslim, tokoh agama, dan seluruh masyarakat Indonesia atas kejadian yang menimbulkan ketidaknyamanan, rasa terluka, dan kegaduhan yang terjadi,” ucap permintaan maaf Direktur Newport Handoko Sasongko dalam keterangan tertulis, dikutip dari Media Indonesia, Selasa, 11 Agustus 2026.
“Newport sangat menyesalkan bahwa situasi tersebut tidak ditangani sebagaimana mestinya pada saat kejadian. Kami menyesal adanya kelemahan dalam pengawasan terhadap pengunjung yang bisa mengambil alih mic dari MC di lapangan, sehingga tindakan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai agama, keyakinan, budaya serta adat istiadat yang dijunjung oleh masyarakat dapat terjadi,” kata Handoko.

Ilustrassi konser musik. Foto: dok. Medcom.
Sebagai tindak lanjut atas peristiwa tersebut, pihak perusahaan kini telah melakukan evaluasi internal dan mengambil tindakan terhadap staf yang bekerja, serta memperkuat arahan dan prosedur kepada seluruh tim serta mitra yang terlibat dalam kegiatan di lapangan untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang.
“Kejadian ini merupakan peringatan keras sekaligus bahan refleksi mendalam bagi kami untuk segera merumuskan standar operasional (strict guidelines) secara lebih ketat, dengan menempatkan aspek kehormatan terhadap nilai religi, adat istiadat, serta etika kemasyarakatan sebagai landasan,” tambah Handoko.
Handoko menegaskan, manajemen perusahaannya berkomitmen penuh untuk memastikan kejadian serupa tidak akan pernah terulang kembali di masa mendatang.