Jadi Pilot Project, Kelurahan Rorotan Gencarkan Gerakan Pilah Sampah

Ilustrasi daur ulang. Foto: Unsplash.com/Compagnons.

Jadi Pilot Project, Kelurahan Rorotan Gencarkan Gerakan Pilah Sampah

Fachri Audhia Hafiez • 10 May 2026 13:14

Jakarta: Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, mulai menunjukkan hasil signifikan dalam menekan angka produksi sampah melalui gerakan pilah sampah serentak. Langkah ini dilakukan sebagai upaya nyata mengurangi ketergantungan pembuangan sampah ke fasilitas pembuangan akhir.

“Berkat kolaborasi seluruh pihak, volume sampah yang dikirim ke RDF Rorotan dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang berhasil ditekan,” ujar Lurah Rorotan, Ahmad Fitroh dalam keterangannya di Jakarta, dilansir Antara, Minggu, 10 Mei 2026.
 


Ahmad menjelaskan, gerakan ini mampu mereduksi volume sampah hingga 6,5 ton dari total produksi harian yang mencapai sekitar 40 ton. Ia menekankan bahwa kesadaran masyarakat merupakan kunci utama, karena persoalan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata.

“Masyarakat sebagai penghasil sampah memiliki kewajiban ikut mengolah dan memilah sampahnya sendiri,” tegas Ahmad.

Dalam pelaksanaannya, Kelurahan Rorotan melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari RT, RW, LMK, hingga kader Dasawisma dan Jumantik untuk memberikan edukasi masif. Penyediaan sarana pendukung seperti ember organik, drop point, komposter, hingga bioreaktor juga telah disebar di lingkungan warga untuk memudahkan pemilahan dari sumbernya.

Sampah organik yang terkumpul nantinya tidak langsung dibuang, melainkan dibawa ke TPS 3R untuk diolah menjadi pakan ternak seperti maggot, ayam, dan bebek. Strategi ini diharapkan mampu memperpanjang napas TPST Bantargebang yang saat ini kapasitasnya semakin menipis.


Ilustrasi - Petugas bank sampah memilah sampah yang dikumpulkan warga di Bank Sampah 58, Kebagusan, Jakarta Selatan. Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Ramdan/YU.

“Jadi, sampah tidak langsung dibuang ke RDF atau Bantargebang, tetapi dimanfaatkan kembali,” imbuhnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman, menyatakan bahwa wilayah Rorotan memang disiapkan sebagai percontohan (pilot project) pemilahan sampah 100 persen. Keberhasilan di wilayah ini nantinya akan menjadi acuan bagi kelurahan lain di Jakarta Utara.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)