Bocah di Kendari Tewas Terseret Arus Banjir

Kondisi banjir di Kota Kendari. (Metro TV/ Abdul Halim Ahmad)

Bocah di Kendari Tewas Terseret Arus Banjir

Abdul Halim Ahmad • 11 May 2026 11:53

Kendari: Banjir akibat hujan berhari-hari di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara menelan korban jiwa. Seorang bocah berusia lima tahun tewas terseret arus ketika bermain di sungai yang tengah meluap di depan rumahnya.

"Dia (korban) mandi di kali. Dia tidak mampu memperkirakan bahwa airnya deras sehingga dia terbawa arus," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari Cornelius Padang di Kendari, Senin, 11 Mei 2026. 
 


Bocah lima tahun tersebut merupakan warga Kelurahan Punggaloba yang meninggal dunia di Teluk Kendari lantaran terseret banjir sejauh 1 kilometer (km) saat bermain di bibir sungai.

Hujan dengan intensitas tinggi selama berhari-hari di Kota Kendari mengakibatkan banjir di 16 kelurahan dari tujuh kecamatan. Banjir mulai terjadi sejak Minggu pagi, 10 Mei 2026.


Rumah warga yang terdampak banjir di Kendari, Sulawesi Tenggara. ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra


BPBD Kota Kendari mencatat sebanyak 657 kepala keluarga (KK) dan 2.985 jiwa terdampak banjir. Selain merendam rumah warga, banjir juga merendam 50 petak sawah hingga jalan-jalan protokol di Kota Kendari.

Banjir terparah terjadi di pemukiman di bantaran Sungai Wanggu dengan ketinggian air mencapai dua meter. Kondisi tersebut membuat ratusan warga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)