Helikopter HR 36012 milik Basarnas bersiap menuju lokasi kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa saat akan lepas landas dari atas helipad KN SAR Kamajaya di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat, 18 September 2026. (ANTARA/Tumpal
Basarnas Siagakan Helikopter Evakuasi Korban KM Virgo di Laut Jawa
Silvana Febiari • 19 September 2026 20:02
Banjarmasin: Basarnas menyiagakan helikopter HR 36012 di laut untuk mendukung evakuasi darurat korban KM Virgo Transport 8. Helikopter tersebut akan digunakan jika tim SAR kembali menemukan jasad dalam operasi pencarian hari ketujuh di perairan Masalembo, Laut Jawa.
Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator mengatakan helikopter tetap disiagakan untuk mendukung evakuasi. Fokus utamanya adalah mengevakuasi korban apabila tim SAR kembali menemukan jasad di wilayah operasi yang cukup luas.
“Satu armada unsur udara standby untuk proses evakuasi apabila ada penemuan-penemuan korban,” kata Putu, dilansir dari Antara, Sabtu, 19 September 2026.
Pada hari ketujuh, tim SAR membagi pencarian laut menjadi empat sektor dengan luas sekitar 6.200 mil laut. Sementara itu, helikopter ditempatkan di satu sektor untuk mendukung evakuasi jika korban ditemukan.
Pada hari ketujuh operasi SAR, tim menemukan satu liferaft kosong. Liferaft tersebut ditemukan KN SAR Wisanggeni 236 saat melakukan pencarian di sekitar lokasi kecelakaan KM Virgo Transport 8.
“Total liferaft yang ditemukan kurang lebih sembilan. Di Kalimantan Tengah ada enam dalam kondisi telah terdampar di pesisir wilayah Seruyan, Kalimantan Tengah, sisanya sekitar tiga di area bangkai kapal di Laut Jawa,” ujar Putu.

Tim SAR gabungan mengevakuasi dan menurunkan satu jasad dari total tiga jasad dari KN SAR Kamajaya usai berhasil ditemukan di badan kapal pada operasi SAR hari keenam terhadap korban kecelakaan KM Virgo Transport 8. ANTARA/HO-Basarnas
Hingga hari ketujuh operasi SAR, pukul 13.00 WITA, Basarnas mencatat 117 korban telah ditemukan, terdiri dari 108 orang selamat dan sembilan meninggal dunia. Sementara 126 orang masih dalam pencarian dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KMP Virgo Transport 8.
KMP Virgo Transport 8 mengangkut 243 orang ketika berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sejak 12 September 2026.
Kapal tersebut dilaporkan mengalami cuaca buruk dan hilang kontak pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 WITA. Pada hari yang sama, kapal ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa.