Uji Emisi di Tangerang Dorong Kebiasaan Merawat Kendaraan

Pelaksanaan uji emisi kendaraan bermotor roda empat yang digelar Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Polres Metro Tangerang Kota. Dokumentaso/ istimewa.

Uji Emisi di Tangerang Dorong Kebiasaan Merawat Kendaraan

Deny Irwanto • 14 September 2026 23:26

Tangerang: Menjaga kualitas udara dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, salah satunya memastikan kendaraan yang digunakan sehari-hari tetap dalam kondisi baik. Hal ini menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan uji emisi kendaraan bermotor roda empat yang digelar Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Polres Metro Tangerang Kota.

Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, meninjau langsung pelaksanaan uji emisi di kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, baru baru ini. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kendaraan yang beroperasi di wilayah tersebut memenuhi ambang batas emisi yang telah ditetapkan.

"Setiap kendaraan kita periksa untuk memastikan emisinya masih dalam ambang batas. Kalau belum memenuhi, tentu perlu dilakukan perbaikan. Ini langkah sederhana, tetapi penting untuk menjaga udara yang kita hirup bersama," kata Maryono di Tangerang, Senin, 14 September 2026.
 

Baca Juga :

 

Kualitas Udara Jakarta 13 September: Terburuk Ketiga di Dunia

Menurut Maryono, menjaga kualitas udara bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Masyarakat juga dapat berperan dengan mengikuti uji emisi serta melakukan perawatan kendaraan secara rutin.

"Alhamdulillah, sebagian besar kendaraan yang diperiksa masih memenuhi ambang batas. Mudah-mudahan kegiatan ini semakin meningkatkan kesadaran masyarakat, sehingga udara Kota Tangerang semakin sehat dan langit kita semakin biru," jelasnya.


Pelaksanaan uji emisi kendaraan bermotor roda empat yang digelar Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Polres Metro Tangerang Kota. Dokumentaso/ istimewa.

585 Kendaraan Diperiksa


Kepala DLH Kota Tangerang, Yudi Pradana, mengatakan uji emisi dilaksanakan selama dua hari dengan target sekitar 1.000 kendaraan. Pada hari pertama, sebanyak 585 kendaraan telah menjalani pemeriksaan.

“Untuk hari ini kami menargetkan sekitar 500 kendaraan. Lokasinya di sejumlah titik akses menuju kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Sebelumnya, uji emisi juga telah dilaksanakan di Jalan MH Thamrin, Kawasan Ayodhya,” jelas Yudi.

Dari hasil pemeriksaan, kendaraan berbahan bakar bensin memiliki tingkat kelulusan sekitar 95 persen. Sementara itu, tingkat kelulusan kendaraan berbahan bakar solar berada di kisaran 33 persen.

Yudi mengatakan kendaraan yang tidak memenuhi ambang batas emisi umumnya berkaitan dengan kurangnya perawatan secara rutin. Pemilik kendaraan yang tidak lolos pemeriksaan diberikan teguran sekaligus imbauan untuk segera melakukan perbaikan.

"Banyak kendaraan yang tidak lolos karena perawatannya kurang. Karena itu, kami terus mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan servis kendaraan," katanya.

Menurut Yudi, uji emisi tidak hanya berkaitan dengan pemeriksaan kondisi kendaraan. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan masyarakat untuk lebih memperhatikan lingkungan melalui perawatan kendaraan.

"Merawat kendaraan bukan hanya soal menjaga performanya, tetapi juga ikut menjaga udara yang kita hirup dan kesehatan lingkungan. Kalau kendaraannya sehat, udaranya juga lebih baik," ujarnya.

 

(Deny Irwanto)