Mekari Experience di Mekari Conference 2026 menampilkan penerapan AI yang terintegrasi dalam berbagai fungsi bisnis, mulai dari HR hingga keuangan. (Dok. Istimewa)
Mekari Experience: Transformasi AI Lintas Fungsi dari HR hingga Keuangan
Duta Erlangga • 18 September 2026 19:20
Jakart: Bagi sebuah perusahaan, penggunaan artificial intelligence (AI) tidak lagi hanya soal membuat pekerjaan selesai lebih cepat. Ketika mulai digunakan dalam aktivitas sehari-hari, AI bersentuhan dengan berbagai bagian bisnis, mulai dari mengelola karyawan dan pelanggan hingga membaca kondisi keuangan dan membantu mengambil keputusan. Persoalannya, setiap bagian perusahaan memiliki kebutuhan dan sistem yang berbeda. Ketika data dan proses masih berjalan sendiri-sendiri, perusahaan bisa kesulitan mendapatkan gambaran yang utuh mengenai apa yang terjadi di dalam bisnisnya.
Mekari yang tak lain merupakan ekosistem software terpadu berbasis cloud untuk mendukung pertumbuhan bisnis dan profesional, melalui Mekari Data Insight, mengungkap data internal salah satu produk dalam ekosistemnya yang mencatatkan adopsi fitur AI oleh bisnis penggunanya tumbuh hingga 7,8 kali lipat dalam dua tahun terakhir, jauh melampaui laju pertumbuhan jumlah bisnis itu sendiri. Namun angka-angka semacam ini sering kali sulit dibayangkan tanpa melihat langsung bagaimana wujudnya di lapangan. Lantas bagaimana AI benar-benar bekerja ketika menyentuh proses HR, penjualan, keuangan, hingga strategi perusahaan sekaligus, bukan cuma satu fungsi saja.
Gambaran itulah yang coba dihadirkan lewat Mekari Experience, zona interaktif dan imersif yang menjadi bagian dari Mekari Conference 2026. Konferensi bertema “AI at Work” ini akan diselenggarakan pada 29 September 2026 di Raffles Hotel Jakarta.
Selain menghadirkan pembahasan dari para pemimpin bisnis dan teknologi, Mekari Conference 2026 juga memberikan ruang bagi peserta untuk melihat langsung penerapan teknologi melalui Mekari Experience. Salah satu pengalaman yang menjadi bagian dari konferensi tersebut adalah Mekari Experience. Melalui Mekari Experience, peserta dapat melihat langsung bagaimana berbagai solusi dalam ekosistem Mekari digunakan untuk kebutuhan bisnis yang berbeda, sekaligus bagaimana proses antar-bagian dapat saling terhubung. Area ini dibagi menjadi empat bagian utama, yaitu HR & People, Sales & Marketing, Finance & Operations, serta Strategy, IT & Legal.
Melihat Bisnis dari Satu Kesatuan
Suwandi Soh, Chief Executive Officer (CEO) Mekari mengatakan, “AI perlu dilihat sebagai bagian dari cara perusahaan bekerja, bukan sekadar tools untuk menyelesaikan tugas. Ketika AI terhubung dengan data, software, dan berbagai proses bisnis, perusahaan dapat melihat kondisi bisnis dengan lebih utuh, mengambil keputusan dengan lebih baik, sekaligus menemukan peluang baru. Melalui Mekari Experience, kami ingin menunjukkan bagaimana AI dapat diterapkan secara nyata di berbagai fungsi bisnis.”
Baca Juga :
Dari HR hingga Sales dan Marketing
Bayangkan tim HR yang harus berpindah dari satu sistem ke sistem lain hanya untuk menyelesaikan satu siklus kerja seorang karyawan, mulai dari merencanakan kebutuhan tenaga kerja, menyaring kandidat, sampai menghitung gaji dan pajaknya setiap bulan. Di HR & People Zone, seluruh proses itu ditampilkan sebagai satu rangkaian yang saling terhubung, mulai dari perencanaan tenaga kerja, proses hiring dengan AI Candidate Scoring, absensi, payroll, pajak, reimbursement, evaluasi kinerja, hingga pemetaan talenta.
Sales & Marketing Zone berfokus pada tahap setelah tim terbentuk, ketika bisnis mulai mengubah rencana menjadi penjualan. Pengunjung dapat melihat alur yang lebih menyeluruh, mulai dari sales planning, online selling, offline selling, hingga evaluasi dan review hasil penjualan.
Ketika Data Membantu Menemukan Masalah
Satu laporan laba rugi (P&L) yang tiba-tiba timpang bisa berasal dari banyak faktor, misalnya stok yang menumpuk, biaya lembur yang membengkak atau harga dari vendor yang diam-diam berubah. Di Finance & Operations Zone, hal ini ditampilkan lewat Mekari Jurnal, tempat seluruh transaksi dan pembukuan perusahaan tercatat, dengan Mekari Airene bekerja di dalamnya untuk membaca pola data tersebut secara otomatis. Begitu ada anomali seperti lonjakan biaya yang tidak wajar, Mekari Airene membantu menelusuri akar masalahnya langsung dari pembukuan yang sudah tercatat rapi di Mekari Jurnal, tanpa tim keuangan perlu menyisir laporan satu per satu secara manual. Zona ini juga memperlihatkan bagaimana proses procurement, kontrak vendor, dan pelaporan pajak turut terhubung dalam alur kerja yang sama.
Di area terakhir, yaitu Strategy, IT & Legal Zone, peserta dapat melihat bagaimana AI dan data dapat membantu perusahaan memperkuat fondasi bisnis sekaligus mempercepat pertumbuhan melalui proses yang lebih terhubung dan efisien.
Dari Tools Menjadi Bagian dari Cara Kerja
Berbagai pengalaman tersebut menunjukkan satu hal, yaitu penggunaan AI di perusahaan tidak cukup jika berdiri sendiri. Arvy Egadipoera, Chief Operating Officer (COO) Mekari mengatakan, “AI tidak cukup hanya digunakan di satu fungsi. Teknologi perlu terhubung dengan data, software, dan proses bisnis agar dapat mengurangi pekerjaan berulang, mempercepat akses informasi, dan membantu tim mengambil keputusan dengan lebih baik. Kami ingin menunjukkan bagaimana AI dapat menjadi bagian dari cara perusahaan bekerja sehari-hari.”
Pada akhirnya, penggunaan AI bukan hanya tentang seberapa banyak pekerjaan yang dapat dilakukan oleh teknologi, melainkan seberapa baik perusahaan menghubungkan orang, data, software, dan AI itu sendiri agar bekerja bersama dan membantu bisnis mengambil langkah yang tepat. Mekari Experience menjadi ruang bagi peserta Mekari Conference 2026 untuk melihat jawaban atas pertanyaan itu secara langsung, bukan sekedar mendengarnya dari atas panggung.
Informasi mengenai Mekari Conference 2026 dan perkembangan terbaru Mekari dapat diakses melalui website resmi Mekari.com serta Instagram @mekaricom.