WNA Belanda Ditemukan Tewas di Hotel Uluwatu, Polisi Periksa CCTV

Anggota Polresta Denpasar saat melakukan evakuasi terhadap WNA di Uluwatu, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (12/9) malam. ANTARA/HO-Humas Polresta Denpasar

WNA Belanda Ditemukan Tewas di Hotel Uluwatu, Polisi Periksa CCTV

Whisnu Mardiansyah • 15 September 2026 11:34

Denpasar: Polresta Denpasar masih menyelidiki kematian seorang warga negara asing (WNA) asal Belanda berinisial MJR, 60, yang ditemukan di sebuah hotel di Uluwatu, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan penyelidikan masih berlangsung, termasuk pemeriksaan rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian.

"Berdasarkan rekaman CCTV, korban diduga melompat dari pagar pembatas di lantai lima hotel pada sekitar pukul 22.14 Wita. Korban kemudian ditemukan tergeletak di jalan dalam areal hotel," katanya di Denpasar, seperti dilansir Antara, Selasa, 15 September 2026.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah seorang staf restoran menerima informasi dari tamu hotel mengenai seorang pria yang tergeletak di jalan di dalam kawasan hotel. Staf hotel, I Nengah Arta Wijaya, 31, kemudian melaporkan informasi itu kepada atasannya. Ia juga melihat kondisi korban dari lantai atas.

Tak lama berselang, ambulans dari RS BIMC Nusa Dua tiba di lokasi. Petugas medis kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap korban.
 


Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami luka lecet pada bagian kanan perut, luka pada siku kanan, serta patah tulang pada pergelangan tangan kanan.

Tim Identifikasi Polresta Denpasar yang memeriksa lokasi memperkirakan ketinggian lantai lima tempat korban diduga melompat mencapai sekitar 14 meter.

Adi menjelaskan rekaman CCTV memperlihatkan korban tiba di sudut pagar pembatas selasar sekitar pukul 22.10 Wita. Korban kemudian menaikkan tirai, melangkahi pagar pembatas, dan berdiri di tembok bagian luar sebelum diduga jatuh ke bawah.


Ilustrasi. Foto: Medcom.id.


Pihak hotel menyampaikan korban telah menginap sejak 16 Agustus 2026. Selama masa menginap, pihak hotel beberapa kali meminta korban menyelesaikan pembayaran, tetapi korban disebut belum melakukan pembayaran hingga peristiwa tersebut terjadi.

Polisi masih mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk memastikan penyebab dan kronologi kematian WNA tersebut.

(Whisnu M)