Tim Komando dari Politeknik Negeri Balikpapan memaparkan inovasi teknologi pertambangan pada kegiatan ESDM Goes to Campus 2026 Subsektor Minerba. Dok. Istimewa
Mahasiswa Didorong Berani Berinovasi untuk Masa Depan Industri Pertambangan
Achmad Zulfikar Fazli • 3 September 2026 16:37
Banjarmasin: Tantangan di sektor pertambangan semakin kompleks. Mahasiswa didorong berani menghadirkan inovasi untuk masa depan industri pertambangan.
Hal ini disampaikan Koordinator Kehumasan dan Informasi Publik Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara, Anggita Miftah Hairani dalam kegiatan ESDM Goes to Campus 2026 Subsektor Minerba di Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin, 31 Agustus 2026.
Kegiatan ini digelar Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Balai Besar Pengujian Mineral dan Batu Bara (BBPMB) tekMIRA serta Society of Renewable Energy (SRE) Indonesia.
“Kami berharap pengalaman ini dapat mendorong generasi muda untuk semakin memahami tantangan sektor pertambangan dan berani menghadirkan inovasi yang dapat terus dikembangkan ke depan,” ujar Anggita, dikutip pada Kamis, 3 September 2026.
Kegiatan ESDM Goes to Campus 2026 Subsektor Minerba itu menghadirkan pemenang Innovation Harvest: Good Mining Practice Case Competition 2026 untuk memperkenalkan inovasi mahasiswa kepada generasi muda di sektor pertambangan.
Sebanyak 200 mahasiswa dari ULM dan sejumlah perguruan tinggi lain di Kalimantan Selatan mengikuti kegiatan tersebut secara langsung untuk memperoleh wawasan mengenai praktik pertambangan yang baik, inovasi, serta peluang pengembangan karier di subsektor mineral dan batubara.
Innovation Harvest 2026 menjadi salah satu agenda utama melalui sesi Innovation Harvest Winner Showcase. Tim Komando dari Politeknik Negeri Balikpapan tampil sebagai juara 1 setelah melalui proses seleksi proposal dan babak final bersama lima finalis lainnya.
Tim tersebut meraih posisi pertama melalui Sigap Tambang: Sistem Prediksi dan Kendali Otomatis Berbasis AI-IoT untuk Mitigasi Risiko Longsor Highwall Tambang Batu Bara Terbuka. Inovasi tersebut menjadi salah satu gagasan mahasiswa yang mendapat ruang untuk diperkenalkan kepada peserta ESDM Goes to Campus 2026.
“Melalui Innovation Harvest, kami ingin memberikan ruang bagi mahasiswa untuk tidak hanya menyampaikan gagasan, tetapi juga membawa gagasan tersebut kepada audiens yang lebih luas,” ujar Anggita.

Ratusan mahasiswa dan sejumlah pemangku kepentingan sektor minerba mengikuti kegiatan ESDM Goes to Campus 2026 Subsektor Minerba. Dok. Istimewa
Anggita menyerahkan penghargaan kepada Tim Komando sebagai juara 1 Innovation Harvest 2026. Momentum tersebut memperkuat upaya membuka ruang bagi gagasan mahasiswa agar dapat dikenal dan dikembangkan dalam ekosistem pertambangan.
ESDM Goes to Campus 2026 juga menghadirkan Youth Empowerment Talkshow mengenai penerapan Good Mining Practice dan kesiapan generasi pertambangan masa depan.
Sesi tersebut menghadirkan Muhammad Irsan dari Ditjen Minerba, Rusdi Husin dari PT Adaro Energy Indonesia Tbk, Roni Gustiwa dari PT Sucofindo Banjarmasin, serta Hikmah selaku Duta Minerba Goes to Site 2025.
Kegiatan dilanjutkan dengan Career Industry Talks bersama BBPMB tekMIRA, PT Arutmin Indonesia, PT Putra Perkasa Abadi, PT Borneo Indobara, dan PT Sucofindo.