Antrean kendaraan truk logistik menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. ANTARA/Budi Candra
ASDP Ketapang Sebut Antrean Panjang Dipicu Peningkatan Volume Kendaraan Logistik
Silvana Febiari • 5 September 2026 09:23
Banyuwangi: PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, menyebut antrean kendaraan yang mencapai belasan kilometer dipengaruhi peningkatan volume kendaraan logistik hingga 16 persen dibandingkan periode yang sama bulan sebelumnya. Kondisi tersebut terjadi bersamaan dengan perbaikan dermaga.
General Manajer PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Media Syahrianto mengemukakan kondisi tersebut berlangsung bersamaan dengan pelaksanaan proyek perbaikan peningkatan kapasitas menjadi 50 ton satu pasang dermaga di Ketapang (Banyuwangi) dan Gilimanuk (Bali).
"Pengerjaan satu pasang dermaga di lintasan Ketapang-Gilimanuk ini merupakan bagian dari penguatan infrastruktur, dan kesiapan operasional untuk menghadapi periode angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027," ujar Media, dilansir dari Antara, Sabtu, 5 September 2026.
Baca Juga :
Saat ini, sebanyak 24 kapal berkapasitas besar dioperasikan untuk mengoptimalkan kapasitas angkut, dan enam kapal di antaranya menerapkan pola tiba-bongkar-berangkat (TBB). Tujuannya mempercepat proses bongkar muat dan mempersingkat waktu kapal berada di dermaga.
Menurut Media, penyesuaian pola operasional kapal dilakukan dengan tetap mempertimbangkan kapasitas dermaga, kondisi lalu lintas kendaraan, serta aspek keselamatan pelayaran.
"Kami dari ASDP juga terus melakukan koordinasi intensif dengan regulator dan pemangku kepentingan terkait untuk mengatur arus kendaraan, khususnya kendaraan logistik, sekaligus mempercepat penguraian antrean akses menuju pelabuhan," jelas dia.
.jpg)
Aktivitas di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. ANTARA/Novi Husdinariyanto
Dia menyatakan ASDP berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan optimal. "Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami, tanpa mengesampingkan upaya untuk memberikan pelayanan yang semakin baik," ucap Media.
ASDP Cabang Ketapang juga menurunkan kapal perbantuan berkapasitas besar, KMP Jatra I, untuk mengurai antrean kendaraan. Kapal tersebut saat ini masih dalam proses perizinan pelayaran dari Merak menuju Ketapang.
Sebelumnya, ASDP telah mendatangkan tiga kapal perbantuan yaitu KMP Atayana dan KMP Portlink VII dengan menerapkan pola tiba-bongkar-berangkat (TBB) di Pelabuhan Gilimanuk (Bali). Sedangkan KMP Liputan XII menerapkan pola TBB di Dermaga LCM (Ketapang/Banyuwangi).