Ilustrasi nyamuk DBD. Medcom.id
Angka DBD Mencapai 131.393 Kasus
M. Iqbal Al Machmudi • 6 November 2025 01:11
Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut berdasarkan data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) per 30 Oktober 2025, kasus DBD mencapai 131.393 kasus. Angka ini mencapai 7,3 persen dari data global.
"Sedangkan data kematian mencapai 544 kematian atau menyumbang 17,1 persen. Cukup besar dan sangat memprihatinkan," kata Plt Dirjen Pengendalian Penyakit Kemenkes, Murti utami dalam Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu, 5 November 2025.
Baca Juga:
Pemahaman Terkait Bahaya Dengue Penting dalam Penanggulangan DBD |
Menurut dia, masalah DBD bukan saja masalah aspek kesehatan, tapi juga menjadi masalah dari multi sektor seperti, kebersihan lingkungan, kolaborasi antar komunitas, hingga pemerintah daerah dalam promosi dan preventif.
Jika dilihat angka kasus di provinsi, penyumbang terbesar terjadi di Jawa Barat, diikuti Jawa Timur, Bali, DKI Jakarta, dan Jawa Tengah.
"Jadi kalau kita lihat memang ini daerah-daerah yang padat penduduk," ucap Murti.
Jumlah kematian sampai 28 Oktober 2025, Jawa Barat menempati provinsi tertinggi. Kemudian, Jawa Timur, Jawa Tengah, Riau, dan DKI Jakarta.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com