Presiden Amerika Serikat Donald Trump. The New York Times
Trump Sebut Kopilot dalam Insiden Flydubai Mungkin Teroris
Fajar Nugraha • 1 October 2026 08:58
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa ia telah berbicara panjang lebar dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengenai sebuah insiden di dalam pesawat penumpang Flydubai.
Trump menambahkan bahwa kopilot tersebut mungkin seorang teroris atau seseorang yang bertindak tidak waras.
"Menurut saya, ini adalah kisah yang luar biasa," ujar Trump kepada para wartawan di Gedung Putih saat ditanya mengenai insiden tersebut, seperti dikutip dari Anadolu, Kamis 1 Oktober 2026.
"Saya sempat berbicara panjang lebar dengan Bibi Netanyahu mengenai peristiwa ini," kata Trump.
"Dan tampaknya kopilot itu mungkin seorang teroris, atau mungkin orang gila, dan dia menikam pilotnya,” ujar Trump.
Trump kemudian menceritakan kembali informasi yang ia terima dari Netanyahu mengenai seorang tukang ledeng asal Israel yang menurutnya tidak memiliki pengalaman menerbangkan pesawat, namun turun tangan setelah mendengar keributan di kokpit.
Berdasarkan penuturan Trump, tukang ledeng tersebut menyadari ada sesuatu yang tidak beres setelah mendengar teriakan dan melihat apa yang sedang terjadi di ruang kemudi pesawat.
"Meski belum pernah menerbangkan pesawat, dia memegang tuas kendali, menariknya ke atas, dan menstabilkan posisi pesawat sebelum jatuh," ujar Trump.
Trump mengakui bahwa ia tidak dapat mengonfirmasi rincian cerita tersebut secara independen.
"Nah, inilah cerita yang saya dengar. Saya tidak tahu apakah itu benar, tapi itulah cerita yang saya dapatkan dari BB," kata Trump, merujuk pada Netanyahu.
Trump juga menceritakan penjelasan Netanyahu mengenai bagaimana tukang ledeng itu tahu apa yang harus dilakukan dalam situasi darurat.
"Saat ditanya mengapa dia melakukan hal itu, dia menjawab, 'Dia sering menonton acara Air Disasters,'" ujar Trump.
Trump menggambarkan program televisi tersebut sebagai "acara paling gila" dan mengatakan Netanyahu memberitahunya bahwa penumpang itu sering menontonnya dan belajar "kira-kira cara menerbangkan pesawat" dari program tersebut.
Komentar ini muncul menyusul laporan mengenai adanya konfrontasi antara para pilot di sebuah pesawat penumpang yang sedang terbang dari Dubai menuju Tel Aviv. Menurut laporan, insiden tersebut memicu kode pembajakan sebelum pesawat akhirnya mendarat di Arab Saudi.
Flydubai menyatakan bahwa situasi dan motif di balik pertikaian tersebut belum diketahui dan sedang dalam penyelidikan resmi.