Pemprov Kalteng Intensifkan Distribusi Air Bersih

Distribusi air bersih di tengah penanganan karhutla. Istimewa.

Pemprov Kalteng Intensifkan Distribusi Air Bersih

Arga Sumantri • 16 October 2026 22:09

Palangka Raya: Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) mengintensifkan penyaluran air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemprov Kalteng mengeklaim telah menyalurkan 10 juta liter air bersih periode 30 Agustus-15 Oktober 2026.

"Distribusi air bersih dilakukan secara bertahap ke sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah, terutama daerah yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan air bersih akibat dampak karhutla," ujar Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dalam keterangannya, Jumat, 16 Oktober 2026.

Ia mengatakan penyaluran air bersih kembali menjangkau enam kabupaten, yakni Barito Utara, Seruyan, Katingan, Kotawaringin Barat, Barito Timur, dan Murung Raya, pada Kamis, 15 Oktober 2026. Total suplai air bersih pada hari tersebut mencapai 121.600 liter.

Kabupaten Seruyan menjadi wilayah dengan distribusi air bersih terbesar, yakni 60.900 liter. Rinciannya, Desa Halimaung Jaya 4 ribu liter, Desa Sungai Undang 4 ribu liter, Desa Sembuluh II 7.700 liter, Desa Terawan 6 ribu liter, Desa Bangkal 28.600 liter, Desa Sembuluh I 8.400 liter, dan Desa Selunuk 2.200 liter.

Kemudian, 24.400 liter air bersih disalurkan ke Dusun Bantai Karau, Kabupaten Barito Timur. Sementara itu, air bersih juga disalurkan ke Kabupaten Kotawaringin Barat, dengan rincian; 22.300 liter di Desa Umpang sebanyak 1.300 liter; Desa Bangkuang 12 ribu liter; Kelurahan Mendawai di Jalan Sudirman 5 ribu liter; Kelurahan Madurejo 2 ribu liter; dan Desa Sungai Kapitan 2 ribu liter.

Adapun Kabupaten Barito Utara menerima 8 ribu liter air bersih yang didistribusikan ke Dusun Parang Kampeng dan Desa Ipu, masing-masing 4 ribu liter. Kabupaten Murung Raya menerima 3.600 liter untuk Desa Sungai Lunuk, Kelurahan Puruk Cahu Seberang, dan Desa Muara Jaan, dengan masing-masing wilayah menerima 1.200 liter. 

Sementara itu, Kabupaten Katingan menerima 2.400 liter air bersih untuk masyarakat di Kelurahan Kasongan Lama.

"Penyaluran tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov Kalteng dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah penanganan dampak karhutla," ujarnya.

Ia menyebut distribusi dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan di lapangan agar bantuan dapat menjangkau wilayah yang memerlukan pasokan air bersih. Melalui distribusi yang terus dilakukan, Pemprov Kalteng berupaya mendukung ketersediaan air bersih bagi masyarakat sekaligus memperkuat penanganan dampak karhutla di berbagai wilayah.

(Arga Sumantri)