Kereta Rel Listrik (KRL). Foto: Antara
KRL Green Line Overcapacity? Simak Perbandingan dengan Jalur Bogor dan Cikarang
Muhamad Marup • 13 October 2026 14:42
Jakarta: Commuter Line atau Kereta Rel Listrik (KRL) Green Line (Rangkasbitung Line) merupakan salah satu jalur dengan penumpang terbanyak. Selain Green Line, dua jalur lain yaitu Blue Line (Cikarang Line) dan Red Line (Bogor Line) merupakan jalur terpadat lainnya.
Meski begitu, KRL Green Line kerap dianggap sebagai jalur terpadat, bahkan cenderung kelebihan kapasitas atau overcapacity. Melansir Instagram @commuterline, pengguna KRL Green Line dari Januari-Agustus 2026 sebanyak 54.046.357 pengguna.
Untuk meninjau anggapan tersebut, berikut perbandingan ketiga jalur KRL yang paling padat.
Pada periode yang sama, jumlah pengguna Cikarang Line sebanyak 59.416.381. Sementara itu, Bogor Line mencatat jumlah terbanyak dengan angka 105.704.913 pengguna.
Cikarang Line memiliki 281 perjalanan baik hari kerja maupun akhir pekan. Sementara itu, Bogor Line memiliki jumlah perjalanan 392 pada hari kerja dan 373 pada akhir pekan.
Sementara itu, Cikarang Line memiliki 28 armada (2023). Untuk Bogor Line, belum ada keterangan resmi terkait jumlah armada, tapi pada tahun 2026 ini KAI menambah jumlah armada untuk jalur tersebut sebanyak 18 rangkaian atau hampir sama dengan jumlah rangkaian di KRL Green Line.
Cikarang Line melalui 27 stasiun. Sementara itu, Bogor Line melalui 24 stasiun. Berdasarkan perbandingan tersebut, anggapan KRL Green Line kelebihan kapasitas bisa jadi benar. Terlebih dari segi jumlah armada yang masih lebih sedikit dari dua jalur lainnya.
Meski begitu, KRL Green Line kerap dianggap sebagai jalur terpadat, bahkan cenderung kelebihan kapasitas atau overcapacity. Melansir Instagram @commuterline, pengguna KRL Green Line dari Januari-Agustus 2026 sebanyak 54.046.357 pengguna.
Untuk meninjau anggapan tersebut, berikut perbandingan ketiga jalur KRL yang paling padat.
Jumlah Pengguna
Berdasarkan data di atas, KRL Green Line atau Rangkasbitung Line menempati posisi ketiga pengguna terbanyak. Angka tersebut terpaut tipis dengan Cikarang Line, dan dua kali lebih sedikit dari Bogor Line.Pada periode yang sama, jumlah pengguna Cikarang Line sebanyak 59.416.381. Sementara itu, Bogor Line mencatat jumlah terbanyak dengan angka 105.704.913 pengguna.
Ilustrasi kepadatan penumpang di Stasiun Duri, Jakarta. Foto: Antara.
Frekuensi Perjalanan
Jumlah pengguna selaras dengan jumlah frekuensi perjalan. KRL Green Line memiliki jumlah 206 perjalanan pada hari kerja dan 192 perjalanan pada akhir pekan.Cikarang Line memiliki 281 perjalanan baik hari kerja maupun akhir pekan. Sementara itu, Bogor Line memiliki jumlah perjalanan 392 pada hari kerja dan 373 pada akhir pekan.
Jumlah Armada
PT KAI tidak mengumumkan secara spesifik data armada/rangkaian di tiap jalur. Meski begitu, pihak KAI pernah menyebut bahwa armada di KRL Green Line ada sebanyak 19 rangkaian (2025).Sementara itu, Cikarang Line memiliki 28 armada (2023). Untuk Bogor Line, belum ada keterangan resmi terkait jumlah armada, tapi pada tahun 2026 ini KAI menambah jumlah armada untuk jalur tersebut sebanyak 18 rangkaian atau hampir sama dengan jumlah rangkaian di KRL Green Line.
Stasiun yang Dilalui
Setiap jalur memiliki lebih dari satu rute. Jika dihitung rute terjauh, KRL Green Line melalui 20 stasiun dari Tanah Abang hingga Rangkasbitung.Cikarang Line melalui 27 stasiun. Sementara itu, Bogor Line melalui 24 stasiun. Berdasarkan perbandingan tersebut, anggapan KRL Green Line kelebihan kapasitas bisa jadi benar. Terlebih dari segi jumlah armada yang masih lebih sedikit dari dua jalur lainnya.