Duta Besar RI untuk Kamerun Agung Cahaya Sumirat. Foto: Metrotvnews.com
Kamerun Jajaki Kerja Sama Impor dan Penelitian Kelapa Sawit Indonesia
Muhammad Reyhansyah • 14 October 2026 10:09
Jakarta: Duta Besar RI untuk Kamerun Agung Cahaya Sumirat mengungkapkan adanya minat dari sejumlah pihak di Kamerun untuk mengimpor kelapa sawit Indonesia.
Ia mengatakan, perlu mengumpulkan informasi lebih lanjut sebelum menindaklanjuti ketertarikan tersebut.
“Terus terang memang saya juga mendapat berbagai pertanyaan dan interest untuk mengimpor kelapa sawit dari Indonesia,” kata Agung dalam keterangan media di Jakarta, Selasa, 13 Oktober 2026.
Agung mengatakan, pihaknya juga mencermati upaya yang sedang berlangsung terkait tata kelola ekspor kelapa sawit Indonesia. Karena itu, ia meminta pihak-pihak yang berminat untuk bersabar sembari dirinya mengumpulkan informasi lebih lanjut di Jakarta.
“Dan saya mohon mereka bersabar. Intinya begitu. Makanya saya bilang, saya ke Jakarta dulu. Saya mencari amunisi dulu. Nanti saya bisa jawab mereka. Saya akan kumpulkan mereka,” ujar Agung.
Agung tidak merinci identitas pihak yang berminat mengimpor sawit tersebut maupun potensi volume dan nilai transaksinya. Dengan demikian, ketertarikan itu belum dapat disimpulkan sebagai kesepakatan perdagangan yang telah terealisasi.
Selain peluang perdagangan, Agung mengungkapkan adanya ketertarikan dari Kementerian Riset Kamerun untuk terus mempelajari teknologi pengembangan kelapa sawit dari Indonesia.
Menurut dia, sejumlah perusahaan Indonesia juga telah memiliki nota kesepahaman (MoU) dengan pemerintah Kamerun terkait penelitian kelapa sawit.
Ketertarikan tersebut membuka ruang kerja sama yang tidak hanya berorientasi pada perdagangan, tetapi juga mencakup pengembangan pengetahuan dan teknologi di sektor perkebunan.
Meski demikian, Agung tidak merinci perusahaan yang terlibat, cakupan penelitian dalam MoU tersebut, maupun perkembangan konkret dari kerja sama itu.