Banjir Melanda 2 Kecamatan di Padang, Evakuasi Warga Harus Diprioritaskan

Anggota Komisi VII DPR RI, Athari Gauthi Ardi. Foto: Istimewa.

Banjir Melanda 2 Kecamatan di Padang, Evakuasi Warga Harus Diprioritaskan

Anggi Tondi Martaon • 10 October 2026 21:23

Jakarta: Banjir melanda dua kecamatan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu, 10 Oktober 2026. Keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak harus menjadi perhatian utama dalam penanganan bencana.

Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PAN, Athari Gauthi Ardi, berharap proses evakuasi berjalan cepat, terutama bagi warga yang masih terjebak banjir dan membutuhkan pertolongan.

“Dalam situasi seperti ini, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Warga yang terdampak perlu segera mendapatkan pertolongan dan dipastikan berada di tempat yang aman,” kata Athari melalui keterangan tertulis, Sabtu, 10 Oktober 2026.

Athari juga menekankan pentingnya kehadiran petugas di lapangan untuk memastikan bantuan menjangkau warga yang membutuhkan. Terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan warga yang memerlukan penanganan khusus.
 


“Jangan sampai ada warga yang kesulitan mendapatkan bantuan. Kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan tempat berlindung harus diperhatikan agar masyarakat bisa melewati kondisi darurat ini dengan baik,” ungkap legislator asal Daerah Pemilihan (Dapil) Sumbar I itu. 

Lebih jauh, Athari berharap penanganan banjir tidak hanya berfokus pada evakuasi saat kondisi darurat. Pihak terkait diminta memperhatikan pemulihan warga setelah banjir surut.

“Setelah kondisi mulai membaik, masyarakat juga perlu mendapat perhatian agar bisa kembali beraktivitas dengan aman. Kita berharap seluruh warga terdampak diberi keselamatan dan situasi segera pulih,” ujar Athari.

Banjir terjadi setelah hujan lebat mengguyur Kota Padang sejak siang hari. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Kecamatan Koto Tangah dan Kecamatan Kuranji menjadi wilayah yang terdampak cukup parah.


Proses evakuasi warga terdampak banjir di Kota Padang, Sumatra Barat. Foto: Metro TV.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan petugas saat ini berfokus mengevakuasi warga yang terjebak banjir. “Fokus kita saat ini melakukan evakuasi warga yang terjebak,” kata Hendri, Sabtu, 10 Oktober 2026.

Kawasan Guo Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, menjadi salah satu titik terdampak paling parah. Sementara di Kecamatan Koto Tangah, banjir melanda kawasan Lumin Park dan Kampung Apa.

“Sejauh ini laporan dari dua kecamatan. Kecamatan Kuranji dan (Kecamatan) Koto Tangah,” ungkap Hendri.

Hendri menambahkan, banjir juga terjadi di sejumlah wilayah lain. Namun, dampaknya tidak separah di titik-titik tersebut.

“Terparah di sana. Memang ada di daerah lain, namun tidak separah lokasi-lokasi itu (Guo Kuranji dan Lumin Park),” ujar Hendri.

(Anggi Tondi)