Dua Warga Palestina Kembali Jadi Korban Serangan Israel di Gaza

Israel tanpa henti serang wilayah Gaza. Foto: Anadolu

Dua Warga Palestina Kembali Jadi Korban Serangan Israel di Gaza

Fajar Nugraha • 6 November 2026 18:10

Gaza: Serangan Israel ke Gaza kembali memakan korban warga Palestina. Serangan dilakukan kesepakatan gencatan senjata masih berlangsung.

Dua warga Palestina, termasuk seorang mahasiswa kedokteran, meninggal dunia pada Jumat akibat luka-luka yang diderita dalam serangan Israel sebelumnya di Kota Gaza.

Sebuah sumber medis di Rumah Sakit Al-Shifa, di bagian barat Kota Gaza, mengatakan kepada Anadolu bahwa seorang pria Palestina meninggal dunia akibat luka yang dialaminya dalam serangan Israel beberapa hari sebelumnya di kawasan al-Blakhiyah, kamp pengungsi Al-Shati.

“Sara Abu Jiyab, seorang penghuni kamp Al-Shati, juga meninggal dunia akibat luka yang dideritanya dalam serangan Israel sebelumnya di Kota Gaza,” ungkap sumber tersebut, seperti dikutip Anadolu, Jumat 6 November 2026.

Para saksi mata menuturkan bahwa Abu Jiyab merupakan mahasiswa kedokteran di Universitas Islam Gaza dan terluka dalam serangan udara Israel yang menyasar kampus universitas tersebut pada akhir Oktober.

Secara terpisah, militer Israel melancarkan tembakan gencar pada hari Jumat ke arah kawasan Al-Mawasi, di barat laut Rafah, Jalur Gaza bagian selatan. Menurut para saksi mata, beberapa peluru bahkan mengenai tenda-tenda tempat berlindung warga Palestina yang mengungsi.

Peristiwa ini terjadi di tengah terus berlanjutnya pelanggaran Israel terhadap perjanjian gencatan senjata yang telah berlaku di Gaza sejak 10 Oktober 2025.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, berbagai pelanggaran tersebut telah menewaskan 1.602 warga Palestina dan melukai 5.799 orang lainnya.

Sejak Oktober 2023, perang genosida yang dilancarkan Israel terhadap Gaza telah menewaskan lebih dari 74.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 175.000 orang lainnya, di samping menyebabkan kehancuran luas pada infrastruktur sipil.

(Fajar Nugraha)