5 November Diperingati Hari Apa? Ada Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional

Kalender November. Foto: dok. Pexels

5 November Diperingati Hari Apa? Ada Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional

Angel Rinella • 5 November 2026 09:27

Jakarta: Setiap tanggal 5 November diperingati sejumlah hari penting di Indonesia maupun berbagai negara. Peringatan tersebut memiliki latar belakang dan sejarah yang berbeda.

Di Indonesia, tanggal 5 November diperingati sebagai Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN). Peringatan serupa juga berlangsung di sejumlah negara dengan nama dan latar belakang yang beragam.

Selain HCPSN, ada Hari Kesadaran Tsunami Sedunia yang diperingati setiap 5 November. Tanggal tersebut juga bertepatan dengan sejumlah peringatan lainnya di berbagai negara.

Berikut daftar hari peringatan yang jatuh pada 5 November.

1. Hari Thanksgiving Liberia

Hari Thanksgiving di Liberia diperingati setiap Kamis pertama pada November. Pada 2026, peringatan tersebut jatuh pada Kamis, 5 November.

Tradisi ini tidak terlepas dari sejarah Liberia sebagai wilayah kolonisasi yang didirikan melalui American Colonization Society pada abad ke-19. Organisasi tersebut meyakini bahwa masyarakat kulit hitam akan memperoleh kebebasan dan kehidupan yang lebih baik di Afrika dibandingkan di Amerika Serikat.

Seiring perkembangan koloni tersebut, sekitar 15.000 warga kulit hitam Amerika dan 4.000 orang keturunan Afrika dari kawasan Karibia pindah ke Liberia pada periode 1822 hingga 1861. Perpindahan tersebut turut membentuk identitas masyarakat Amerika-Liberia.

Liberia kemudian menjadi republik pertama di Afrika yang meraih kemerdekaan. Meski telah merdeka, negara tersebut tetap mempertahankan tradisi Thanksgiving yang berasal dari Amerika Serikat.

Tradisi ini kemudian ditetapkan secara resmi oleh pemerintah Liberia pada 1883 melalui undang-undang yang menetapkan Kamis pertama pada November sebagai Hari Thanksgiving. Sejak saat itu, peringatan tersebut dilaksanakan setiap tahun melalui pengumuman resmi presiden.

Dalam perayaannya, masyarakat dari berbagai agama turut dilibatkan, termasuk Kristen dan Islam. Uskup, imam, serta pendeta diundang untuk berkumpul dan menyampaikan rasa syukur atas berkat Tuhan.

Hari Thanksgiving juga ditetapkan sebagai hari libur nasional di Liberia. Tradisi tersebut memperlihatkan perpaduan budaya Amerika dan Afrika dalam kehidupan masyarakat setempat.

2. Hari Makanan Cina Nasional di Amerika Serikat

Selain peringatan yang berkaitan dengan sejarah dan keagamaan, 5 November juga menjadi momen untuk merayakan keberagaman kuliner. Salah satunya melalui Hari Makanan Cina Nasional atau National Chinese Food Day yang diperingati di Amerika Serikat.

Peringatan ini mengajak masyarakat mengenal dan menikmati berbagai hidangan khas Tionghoa. Beberapa makanan yang kerap disajikan antara lain dim sum, mi, dan nasi goreng.

Untuk merayakannya, restoran dan komunitas dapat mengadakan kegiatan yang memperkenalkan makanan serta kebudayaan Tionghoa. Peringatan ini juga menjadi simbol penghargaan terhadap keberagaman budaya dan tradisi masyarakat.

Ilustrasi Tsunami. Dok. Pexels

3. Hari Kesadaran Tsunami Sedunia

Berbeda dengan peringatan kuliner, Hari Kesadaran Tsunami Sedunia mengingatkan masyarakat akan risiko bencana alam. Peringatan ini berlangsung setiap 5 November setelah ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Resolusi Nomor 70/23 pada 22 Desember 2015.

Penetapan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya tsunami dan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana. Kerja sama antarnegara juga diperlukan untuk mengurangi risiko serta dampak yang ditimbulkan.

Salah satu kelompok yang paling rentan terdampak tsunami ialah masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir. Meski demikian, gelombang tsunami juga dapat menjangkau wilayah yang jauh dari garis pantai.

Untuk mengantisipasi bencana tersebut, masyarakat perlu mengenali sejumlah tanda alam yang dapat menjadi peringatan awal tsunami. Berikut beberapa tanda yang perlu diperhatikan:

  • Terjadi gempa bumi kuat.
  • Terjadi letusan gunung berapi.
  • Air laut surut secara tidak biasa hingga dasar laut terlihat.

Pentingnya kesiapsiagaan juga terlihat dari catatan kejadian tsunami dalam satu abad terakhir. Tercatat 58 kejadian tsunami yang menewaskan lebih dari 260.000 orang, jumlah yang lebih tinggi dibandingkan korban jiwa akibat bencana alam lainnya dalam periode yang sama.

Salah satu peristiwa paling mematikan terjadi pada Desember 2004 ketika tsunami Samudra Hindia melanda sejumlah negara. Bencana tersebut menewaskan sekitar 227.000 orang di 14 negara, termasuk Indonesia, Sri Lanka, India, dan Thailand.

Besarnya dampak bencana tersebut mendorong masyarakat internasional mengadakan pertemuan di Kobe, Jepang, tiga minggu setelah kejadian. Pertemuan itu menghasilkan Hyogo Framework for Action, kesepakatan global pertama yang secara menyeluruh membahas pengurangan risiko bencana selama 10 tahun.

Di sisi lain, pertumbuhan kawasan perkotaan dan pariwisata di wilayah rawan tsunami turut meningkatkan jumlah masyarakat yang berisiko terdampak. Kondisi ini membuat edukasi dan sistem peringatan dini semakin diperlukan untuk mengurangi jumlah korban jiwa ketika bencana terjadi.

4. Hari Colón di Panama

Selain memperingati pentingnya kesiapsiagaan bencana, 5 November juga memiliki makna sejarah bagi masyarakat Panama. Tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Colón untuk mengenang peran warga Colón dalam mempertahankan kemerdekaan negara tersebut pada 1903.

Sebelumnya, Panama mendeklarasikan kemerdekaannya dari Kolombia pada 3 November 1903. Setelah deklarasi tersebut, Kolombia mengirimkan pasukan untuk menyerang wilayah Panama.

Dua hari setelah deklarasi kemerdekaan, warga Colón melakukan upaya diplomasi dengan pasukan Kolombia yang ditempatkan di wilayah tersebut. Mereka berhasil meyakinkan pasukan agar tidak melanjutkan rencana penyerangan ke Panama City.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari posisi Colón yang strategis karena berada di dekat Laut Karibia. Jika pasukan Kolombia melancarkan serangan dari wilayah tersebut, kekuatan militer mereka berpotensi menghambat gerakan kemerdekaan Panama.

Peristiwa pada 5 November 1903 kemudian dikenang sebagai salah satu titik penting dalam sejarah Panama. Hari Colón menjadi pengingat atas peran masyarakat setempat dalam mempertahankan kemerdekaan negara tersebut.

5. Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional

Di Indonesia, 5 November diperingati sebagai Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN). Peringatan ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 4 Tahun 1993 yang ditandatangani Presiden Soeharto.

Penetapan tersebut bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap perlindungan dan pelestarian flora serta fauna Indonesia. Upaya ini juga penting untuk menjaga keanekaragaman hayati dan keseimbangan ekosistem.

Sebagai bagian dari upaya pelestarian, pemerintah menetapkan sejumlah flora dan fauna sebagai identitas nasional melalui Keppres tersebut. Berikut daftar puspa dan satwa yang ditetapkan:

  • Komodo: Satwa nasional.
  • Ikan Siluk Merah: Satwa pesona.
  • Elang Jawa: Satwa langka.
  • Melati: Puspa bangsa.
  • Anggrek Bulan: Puspa pesona.
  • Padma Raksasa: Puspa langka.

Penetapan identitas nasional tersebut juga menjadi pengingat pentingnya menjaga keberadaan berbagai jenis tumbuhan dan satwa. Pelestarian dapat dilakukan melalui perlindungan, konservasi, serta pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Selain itu, masyarakat perlu menjaga habitat alami agar flora dan fauna tidak terancam kerusakan maupun kepunahan. Dengan begitu, keanekaragaman hayati Indonesia dapat terus terjaga.

(Arga Sumantri)