Global Sumud Flotilla Tiba di Perairan Turki usai Dicegat Israel

Global Sumud Flotilla tiba di perairan Turki untuk perawatan dan pengisian logistik. (Anadolu Agency)

Global Sumud Flotilla Tiba di Perairan Turki usai Dicegat Israel

Willy Haryono • 10 May 2026 20:25

Marmaris: Global Sumud Flotilla, armada bantuan kemanusiaan menuju Gaza yang sebelumnya dicegat Israel di Laut Mediterania, tiba di distrik Marmaris, Provinsi Mugla, Turki barat daya, untuk menjalani perawatan teknis dan pengisian logistik.

Proses masuk bagi para aktivis yang berada di atas kapal-kapal tersebut kini tengah berlangsung di Pelabuhan Marmaris.

Armada bantuan yang berangkat dari Barcelona, Spanyol, pada 15 April itu membawa hampir 300 aktivis dari berbagai negara dan terdiri dari 38 kapal yang berlabuh di pelabuhan pada malam hari.

Sejak pagi, prosedur masuk bagi para aktivis yang tiba dari Pulau Kreta, Yunani, mulai dilakukan secara bertahap. Otoritas setempat juga menyatakan persiapan untuk proses hukum dan medis telah diselesaikan.

Kantor Kejaksaan Marmaris meluncurkan penyelidikan atas serangan terhadap armada tersebut dan penahanan warga negara Turki.

Penyelidikan dilakukan atas dugaan tindak pidana seperti perampasan kebebasan, pembajakan dan penahanan alat transportasi, penjarahan berat, perusakan properti, dan perlakuan buruk.

Pemeriksaan Kesehatan

Atas instruksi jaksa, keterangan dari warga yang kembali telah mulai dikumpulkan dan proses pengumpulan bukti sedang berlangsung.

Pos polisi sementara juga didirikan di area pelabuhan guna mempercepat penyelidikan dan prosedur kedatangan. Pihak berwenang Turki menyatakan seluruh langkah pengamanan serta pemenuhan kebutuhan dasar para aktivis telah disiapkan.

Di sisi medis, Rumah Sakit Negara Marmaris telah menyelesaikan seluruh persiapan di bawah koordinasi Wakil Kepala Institut Kedokteran Forensik Turki.

Tim ahli yang terdiri dari akademisi dan dokter dari Denizli, Istanbul, dan Mugla turut diterjunkan ke lokasi.

Dokter forensik, psikiater, dan dokter klinis akan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para aktivis. Pengambilan sampel untuk analisis toksikologi juga dimungkinkan jika diperlukan.

Laporan hasil pemeriksaan nantinya akan diserahkan kepada kejaksaan sebagai bagian dari berkas penyelidikan.

Menembus Blokade Israel

Pejabat Global Sumud Turki mengatakan misi kemanusiaan tersebut akan terus berlanjut dan armada direncanakan kembali berlayar pada Rabu mendatang.

Global Sumud Flotilla 2026 Spring Mission bertujuan menembus blokade Israel terhadap Jalur Gaza dan mengirimkan bantuan kemanusiaan. Armada itu dicegat militer Israel di lepas pantai Kreta pada 29 April dan diserang sehari kemudian sekitar 600 mil laut dari Gaza.

Kapal-kapal bantuan pertama berangkat dari Barcelona pada 12 April, sementara armada utama berlayar dari Pulau Sisilia, Italia, pada 26 April.

Israel telah memberlakukan blokade terhadap Jalur Gaza sejak 2007, yang menyebabkan sekitar 2,4 juta penduduk menghadapi krisis kemanusiaan serius.

Sejak Oktober 2023, ofensif militer Israel di Gaza dilaporkan telah menewaskan lebih dari 72 ribu orang dan melukai lebih dari 172 ribu lainnya.

Baca juga:  Israel Bebaskan dan Deportasi Dua Aktivis Global Sumud Flotilla

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)