Presiden Prabowo Menjawab Isu Reshuffle:  Evaluasi Terus Menerus dan Fokus Hal Mendasar

Presiden Prabowo berdialog dengan Wapemred Metro TV Rivana Pratiwi bersama sejumlah jurnalis senior, pimpinan media nasional, dan pakar. Dok: Metro TV

Presiden Prabowo Menjawab Isu Reshuffle: Evaluasi Terus Menerus dan Fokus Hal Mendasar

Achmad Zulfikar Fazli • 16 September 2026 13:26

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menjawab pertanyaan Wakil Pemimpin Redaksi Metro TV Rivana Pratiwi terkait sejumlah hal. Isu reshuffle, atau perombakan kabinet, menjadi salah satu bahasan dialog Presiden Prabowo bersama sejumlah jurnalis senior, pimpinan media nasional, dan pakar tersebut.

Rivana bertanya soal kemungkinan reshuffle besar-besaran tepat saat kepemimpinan Presiden Prabowo-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, memasuki usia dua tahun. Sesi dialog itu dilakukan di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Presiden menjawab pertanyaan itu dengan tegas, utamanya terkait evaluasi.

"Kalau saya evaluasinya terus menerus, dan sampai sekarang secara objektif ya saya harus mengatakan bahwa tim saya bekerja oke, tapi saya katakan pada tim, ingat ya ibarat kita satu kesebelasan sepak bola, ada pemain inti, ada striker, ada cadangan, jadi saya fokus dulu, karena Indonesia ini begitu rumit masalahnya, kita harus fokus ke hal mendasar," kata Presiden Prabowo.

Menurut Presiden, hal mendasar bagi Indonesia adalah memastikan pasokan sumber daya dan swasembada pangan. Termasuk, bahan bakar minyak yang harus diamankan melalui kebijakan B50 dari kelapa sawit dan tenaga surya.

"Kedua adalah kelaparan anak-anak, stunting, dan kemiskinan ekstrem, setelah ini tentunya kita tadi, efisiensi menyelamatkan uang yang bocor, dan investasi di hal-hal yang menghasilkan devisa lapangan kerja," tegas Presiden.
 


Prabowo menegaskan bahwa ada kementerian yang tak berada di garis depan untuk menangani tugas tersebut. Namun, mereka mengerti dan bekerja sesuai inisiatif masing-masing.

"Kalau pun ada reshuffle, saya kira antara lain untuk promosi orang, tentunya organisasi ini kita harus cari benar-benar the right man in the right place, dan kalau ada yang mungkin dia enggak cocok di tempat itu, ya kita harus mampu untuk mengganti dengan orang yang bener. Atau dia sendiri ada masalah, ya kita enggak bisa dihindari kan?" tegas Presiden.

Presiden mencontohkan dirinya pernah dihubungi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal penangkapan pejabat salah satu lembaga negara. Prabowo tegas tak menghalangi penegak hukum bekerja.

"Seperti tahu-tahu KPK datang ke saya pejabat ini begini, apa diizinkan menahan? Kalau ada bukti silakan, kejadian itu, Wamen saya," tegas Prabowo.


Presiden Prabowo berdialog dengan Wapemred Metro TV Rivana Pratiwi. Foto: Metro TV

Rivana kembali bertanya, terkait dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo. Khususnya, untuk mengevaluasi kinerja kabinet. Presiden menjawab bahwa hal tersebut memungkinkan.

"Saya kira itu sesuatu yang logis ya, dua tahun, masing-masing sudah punya waktu untuk membuktikan kemampuannya dan sebagainya," kata Presiden.

Simak hasil wawancara Wapemred Metro TV dengan Presiden Prabowo di kanal Nasional Metrotvnews.com.

(Achmad Zulfikar Fazli)