Reshuffle Kabinet Lagi, Menkeu Purbaya Diganti

16 September 2026 09:39

Jakarta: Dengan dilantiknya Suahasil NazaraPrabowo Subianto kembali menggunakan hak prerogatifnya sebagai Presiden untuk melakukan perombakan kabinet. Kali ini Suahasil Nazara mendapatkan kepercayaan dari Presiden Prabowo melanjutkan tongkat estafet dari Sri Mulyani dan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan. 


Rekam jejak akademik Suahasil Nazara


Latar belakang pendidikan Suahasil Nazara konsisten di disiplin ekonomi. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia pada  1994, kemudian melanjutkan studi ke Cornell University Amerika Serikat dan memperoleh gelar Master of Science atau MSC pada 1997. Selanjutnya menyelesaikan program doktoral di University of Illinois at Urbana-Champaign dan meraih gelar Doctor of Philosophy atau PhD sebenarnya juga di bidang ekonomi pada 2003.

Perjalanan karir Suahasil Nazara dimulai sebagai dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia sejak 1999 dan telah meraih gelar guru besar di bidang ilmu ekonomi pada 2009. Di lingkungan akademik sendiri yang banyak dihabiskan di Universitas Indonesia, Suahasil Nazara juga pernah menjabat sebagai Kepala Program Studi Pasca Sarjana Ilmu Ekonomi 2004-2005, Kepala Lembaga Demografi 2005-2008, serta Ketua Departemen Ilmu Ekonomi 2009-2013.

Bukan orang baru di Kemenkeu


Bicara soal transisi Suahasil Nazara dari dunia akademik ke pemerintahan tentu tidak terlepas dari keahlian akademis yang dibawanya terlibat langsung dalam perumusan kebijakan negara. Dan rekam jejak  Suahasil Nazara di pemerintahan secara khusus juga bukanlah orang yang baru di Kementerian Keuangan. Suahasil pernah menjabat sebagai anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan Bidang Desentralisasi Fiskal pada 2009-2011, Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Dera tahun 2009-2015, Koordinator POKJA Kebijakan TNP2K atau Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan pada 2010-2015, serta anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional 2013-2014.

Perjalanan karir di Kementerian Keuangan kian menguat saat dipercaya menjadi Kepala Badan Kebijakan Fiskal atau BKF pada 31 Oktober 2016. Dan portofolio ini akhirnya membawa Suahasil menjadi Wakil Menteri Keuangan pada 25 Oktober 2019. Kabinet Indonesia pada saat itu dipimpin oleh Presiden Joko Widodo, dan kembali dilantik di posisi yang sama pada 21 Oktober 2024 untuk mendapatkan amanat sebagai Wakil Menteri Keuangan di Kabinet Merah Putih era Presiden Prabowo Subianto, sebelum akhirnya dipercaya penuh mengemban amanat sebagai Menteri Keuangan yang baru saja dilantik langsung oleh Presiden Prabowo pada 14 September.

Menanti hasil Suahasil Nazara


Ada beberapa hal yang dikatakan oleh Menkeu Suahasil Nazara pascadilantik dan menjadi arahan daripada Presiden Prabowo, juga untuk diturunkan dalam tingkatan teknis. Yang pertama bahwa Menkeu Suahasil mengungkap secara makro Presiden Prabowo memberikan arahan untuk terus menjaga keuangan negara, spesifiknya adalah menjaga kesehatannya dan kredibilitasnya.

Dengan pemahaman APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus menjadi penggerak program-program prioritas pemerintah dan berangkat dari keyakinan APBN dikelola dengan kredibel dan sehat, maka Presiden berharap di bawah kepemimpinan Menteri yang baru ini, APBN juga bisa menjadi motor pertumbuhan ekonomi dan menstabilkan ekonomi Indonesia dengan tetap menjaga defisit di bawah 3%.

Yang menarik juga Menkeu Suahasil secara spesifik menegaskan semua arahan tersebut akan dieksekusi dengan komunikasi publik yang dapat dipercaya. Lalu perihal efisiensi anggaran juga menjadi pertanyaan. Bagaimana Suhasil mengungkap efisiensi belanja ini pada ensensinya akan diteruskan, tapi dengan paradigma yang tepat, bahwa paradigma belanja yang tepat sasaran. Jadi bukan hanya memotong belanja, tetapi efisiensi juga harus berorientasi kepada menghasilkan output yang maksimal, menggerakkan ekonomi dan bermanfaat bagi masyarakat. 

Ada tambahan dari Suahasil Nazara, pascadilantik sebagai Menkeu, soal Bea Cukai, spesifik soal isu rokok ilegal, Menkeu telah memberikan arahan kepada Dirjen Bea Cukai agar penangkapan dan penertipan digempur terus.

Pernyataan Suahasil Nazara


Pada intinya Suahasil Nazara sebagai Menkeu menyampaikan, "Nanti prioritasnya adalah menjalankan APBN yang kredibel. Jadi saya akan menjalankan APBN yang dapat dipercaya, komunikasi publik yang dapat dipercaya, dan juga akan memastikan bahwa apa yang dilakukan oleh APBN adalah mendukung program prioritas pemerintah transisi saya pasti kita koordinasikan dengan baik."

Kita tentu berharap Menkeu ketiga jelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo ini, bisa menjaga keuangan negara dengan baik dan didukung dengan kebijakan dan program prioritas yang memang menggerakkan perekonomian dalam negeri secara real. 

Sumber: Redaksi Metro TV

(Wijokongko)


Close Ads X
Close Ads X