Ilustrasi AIDS/Metro TV/Medcom.id
32 Warga Bengkulu Positif HIV, Pemkot Gencarkan Skrining
Lukman Diah Sari • 15 June 2026 15:30
Kota Bengkulu: Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menggencarkan program skrining HIV untuk mengantisipasi peningkatan kasus. Tercatat ada 32 warga Kota Bengkulu positif HIV hingga awal 2026.
"Kasus HIV yang tercatat saat ini masih seperti fenomena gunung es. Kemungkinan masih ada masyarakat yang belum mengetahui kondisi kesehatannya atau belum melakukan pemeriksaan sehingga belum masuk dalam data resmi," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu Nelli Hartati di Bengkulu, Senin, 15 Juni 2026, melansir Antara.
Nelli menyebut pemeriksaan difokuskan terutama kepada kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi terhadap penularan, baik melalui fasilitas pelayanan kesehatan maupun kegiatan penjangkauan langsung di lapangan. Dengan semakin banyak masyarakat yang bersedia melakukan tes HIV, maka proses penanganan dapat dilakukan lebih cepat, sehingga risiko penularan kepada orang lain dapat ditekan.
"Kami terus melakukan pemeriksaan atau skrining, terutama kepada kelompok masyarakat yang masuk kategori berisiko. Semakin cepat diketahui, maka penanganan juga bisa dilakukan lebih awal," jelas dia.
.jpg)
Puskesmas Jembatan Kecil Kota Bengkulu salah satu faskes yang melayani penyakit HIV, Senin (15/6/2026). ANTARA/Anggi Mayasari
Nelli menegaskan deteksi dini menjadi bagian penting dalam upaya pengendalian HIV, sebab selain membantu mencegah penularan lebih luas, pemeriksaan sejak awal juga memberi peluang lebih besar bagi penderita untuk menjalani pengobatan dan mempertahankan kualitas hidup yang baik.
"Kami mengajak masyarakat yang merasa memiliki risiko untuk berani melakukan skrining. Tidak perlu takut, karena seluruh proses pemeriksaan dilakukan secara rahasia dan identitas pasien dijamin aman," kata dia.
Nelli mengungkap bahwa pemerintah kota juga menyediakan pengobatan gratis bagi warga yang telah dinyatakan positif HIV. Dengan adanya berbagai program pencegahan dan edukasi, Dinkes Kota Bengkulu berharap kesadaran masyarakat untuk melakukan tes HIV terus meningkat, sebab dengan deteksi yang lebih cepat, penyebaran virus dapat ditekan dan penanganan kesehatan masyarakat dapat berjalan lebih efektif ke depan.