Ilustrasi - Hubungan sesama jenis. ANTARA/Antaranews/dok
Kasus HIV di Karawang Didominasi Kelompok Usia Produktif
Silvana Febiari • 11 June 2026 23:03
Karawang: Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang mengungkap tingginya kasus HIV (Human Immunodeficiency Virus) dipicu maraknya hubungan seksual sesama jenis. Khususnya pada kelompok lelaki seks lelaki (gay).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Karawang, Yayuk Sri Rahayu, menyampaikan selama beberapa tahun terakhir kasus HIV di Karawang cukup tinggi.
"Dari kategori usia, infeksi HIV di Karawang paling mendominasi pada kelompok usia produktif, yakni rentang usia 25 hingga 49 tahun, disusul peringkat kedua pada rentang usia 20 hingga 24 tahun," kata Yayuk, dilansir dari Antara, Kamis, 11 Juni 2026.
Pada 2024 ditemukan 886 kasus baru HIV. Kemudian pada 2025 tercatat 757 kasus. Selanjutnya, hingga April 2026 ditemukan 233 kasus baru HIV di wilayah Karawang.
Ia menyampaikan, kasus baru HIV yang ditemukan dalam beberapa tahun terakhir hingga saat ini berasal dari laporan seluruh puskesmas dan rumah sakit. Temuan tersebut berasal dari hasil deteksi dini (testing).
Dari seluruh temuan kasus baru tersebut, Dinas Kesehatan Karawang mengidentifikasi kelompok lelaki seks lelaki cukup tinggi menyumbang kasus HIV di Karawang. Hingga April 2026 tercatat ditemukan kasus baru HIV dari kelompok gay atau lelaki seks lelaki.

Ilustrasi penyuka sesama jenis. Foto: Pexels
Sementara pada 2023 terdapat 131 kasus HIV dari kelompok gay, kemudian melonjak menjadi 272 kasus pada 2024. Lalu, menurun menjadi 250 kasus pada 2025.
Hubungan seksual sesama jenis, khususnya pada kelompok lelaki yang berhubungan seks dengan lelaki (LSL) atau gay, secara konsisten menjadi salah satu faktor penularan HIV. Kondisi ini tercatat baik di tingkat daerah maupun nasional.
Selain kelompok lelaki seks lelaki, penularan HIV juga ditemukan pada kelompok rentan lainnya. Di antaranya pasien TBC, penderita diabetes melitus, warga binaan lembaga pemasyarakatan, pekerja seksual, waria, serta ibu hamil dan anak-anak.