Pramono Setuju Pembangunan Waduk Polor di Kali Angke untuk Tekan Banjir

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metrotvnews.com/Adinda Vinka.

Pramono Setuju Pembangunan Waduk Polor di Kali Angke untuk Tekan Banjir

Cony Brilliana • 29 January 2026 17:35

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyetujui pembangunan Waduk Polor di kawasan Bendung Polor, Kali Angke, Jakarta Barat. Langkah ini diambil sebagai strategi prioritas untuk menahan limpasan air agar tidak seluruhnya langsung mengalir ke Cengkareng Drain, guna menekan risiko banjir di wilayah hilir saat curah hujan tinggi.

“Segera dibangun embung atau Waduk Polor di Bendung Polor Kali Angke itu dilakukan untuk mengurangi curah hujan yang ada di Kali Angke supaya berkurang di embung tersebut, tidak semuanya langsung turun ke Cengkareng Drain,” ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Balai Kota Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026.
 


Pramono menjelaskan, Waduk Polor akan berfungsi sebagai tampungan air sementara (retention basin) yang sangat krusial dalam sistem pengendalian banjir terpadu di wilayah barat Jakarta. Dengan adanya waduk ini, debit air dari Kali Angke dapat dikendalikan dan dilepaskan secara bertahap, sehingga beban saluran drainase utama tidak melampaui kapasitas saat cuaca ekstrem.

Selain fokus pada proyek di Jakarta Barat tersebut, Pemprov DKI juga secara paralel mempercepat normalisasi di titik-titik rawan lainnya. Fokus utama pengerjaan saat ini diarahkan pada area yang lahannya telah dibebaskan agar konstruksi fisik dapat segera dimulai.

“Sehingga dengan demikian konsentrasi yang ada diutamakan untuk segera dimulai normalisasi, Kali Cakung Lama dan kedua Ciliwung,” lanjut Pramono.


Ilustrasi banjir. Foto: Metro TV/Yurike Budiman.

Dalam skema pengerjaannya, normalisasi Kali Cakung Lama akan ditangani langsung oleh Pemprov DKI. Sementara itu, untuk pembangunan tanggul di aliran Sungai Ciliwung akan dilaksanakan melalui kolaborasi bersama Kementerian Pekerjaan Umum.

Langkah pembangunan Waduk Polor dan normalisasi sungai ini merupakan bagian dari program jangka menengah untuk memperkuat daya tampung air di Jakarta. Pemprov DKI berharap solusi berkelanjutan ini mampu meminimalisasi genangan di kawasan pemukiman warga seiring dengan intensitas hujan yang masih tinggi dalam beberapa waktu terakhir.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)