Mengenal Tradisi Yu Sheng, Simbol Harapan dan Kemakmuran Imlek

Foto: Zein Zahiratul Fauziyyah/Metrotvnews

Mengenal Tradisi Yu Sheng, Simbol Harapan dan Kemakmuran Imlek

Riza Aslam Khaeron • 31 January 2026 15:31

Jakarta: Tradisi Yu Sheng kembali menjadi bagian dari rangkaian perayaan Imlek 2026 di Mal Ciputra, Jakarta. Ritual khas Tionghoa ini bukan sekadar prosesi makan bersama, melainkan sarat makna kelimpahan, kemakmuran, dan harapan baik di tahun yang baru.

Yu Sheng dikenal sebagai hidangan salad ikan mentah yang biasanya disajikan saat perayaan Imlek, khususnya dalam jamuan makan bersama keluarga, kerabat, maupun kolega. Tradisi ini identik dengan ritual mengaduk Yu Sheng secara bersama-sama sambil mengucapkan doa dan harapan positif.


Foto: Zein Zahiratul Fauziyyah/Metrotvnews

Dalam perayaan Imlek 2026 bertajuk “Lucky New Year, Lucky You”, Mal Ciputra Jakarta menghadirkan Yu Sheng Ceremony sebagai salah satu rangkaian utama pembukaan acara. Ritual ini dilakukan secara simbolis dengan mengaduk Yu Sheng setinggi mungkin, yang dipercaya melambangkan harapan agar rezeki dan keberuntungan ikut “terangkat” di tahun baru.

Setiap elemen dalam Yu Sheng memiliki makna tersendiri. Ikan mentah melambangkan kelimpahan dan kemakmuran, sayuran berwarna-warni merepresentasikan kesejahteraan, sementara saus dan bumbu yang dituangkan bersama-sama menjadi simbol keharmonisan dan persatuan.
 

Baca Juga:
Mal Ciputra Jakarta Lestarikan Budaya Tionghoa Lewat Perayaan Imlek 2026

Berbeda dari tradisi makan biasa, Yu Sheng menekankan kebersamaan. Seluruh peserta berdiri mengelilingi hidangan dan mengaduknya secara serentak, mencerminkan semangat kolektivitas dan optimisme menyambut Tahun Baru Imlek.

General Manager Mal Ciputra Jakarta, Ferry Irianto, menyebut Yu Sheng bukan hanya tradisi, tetapi juga bagian dari nilai budaya yang ingin dikenalkan kepada publik luas.

“Melalui Yu Sheng Ceremony, kami ingin menghadirkan pengalaman Imlek yang bermakna, di mana pengunjung tidak hanya menyaksikan, tetapi juga memahami filosofi di balik setiap tradisi,” ujar Ferry.

Di Indonesia, tradisi Yu Sheng kerap menjadi simbol keterbukaan budaya. Meski berasal dari budaya Tionghoa, ritual ini kini dapat dinikmati oleh berbagai kalangan dan latar belakang, sejalan dengan semangat kebhinekaan.

(Zein Zahiratul Fauziyyah)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)