Trump Dijadwalkan Jalani Pemeriksaan Kesehatan Tahunan pada Akhir Mei

Presiden AS Donald Trump. (Anadolu Agency)

Trump Dijadwalkan Jalani Pemeriksaan Kesehatan Tahunan pada Akhir Mei

Willy Haryono • 12 May 2026 15:33

Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan menjalani pemeriksaan kesehatan tahunan pada 26 Mei di Walter Reed National Military Medical Center. Informasi tersebut diumumkan Gedung Putih pada Senin, 11 Mei 2026.

Gedung Putih menyebut pemeriksaan akan mencakup evaluasi kesehatan medis dan gigi rutin sebagai bagian dari layanan kesehatan pencegahan presiden. Trump juga dijadwalkan bertemu anggota militer dan staf rumah sakit untuk mengapresiasi pengabdian mereka kepada negara.

“Pemeriksaan ini akan mencakup evaluasi medis dan gigi tahunan rutin presiden sebagai bagian dari layanan kesehatan pencegahan reguler,” demikian pernyataan Gedung Putih, dikutip dari media Anadolu Agency, Selasa, 12 Mei 2026.

Trump yang kini berusia 79 tahun terus menghadapi pertanyaan terkait kondisi kesehatannya. Memar pada tangannya beberapa kali terlihat di hadapan publik meski disebut ditutupi riasan. Gedung Putih menjelaskan kondisi itu berkaitan dengan konsumsi aspirin harian dan intensitas berjabat tangan sebagai presiden.

Selain itu, Trump juga beberapa kali terlihat mengalami pembengkakan pada pergelangan kaki. Dokter kepresidenan menyebut kondisi tersebut disebabkan insufisiensi vena kronis atau gangguan aliran darah vena.

Presiden AS itu terakhir kali mengunjungi dokter gigi saat melakukan perjalanan akhir pekan ke Florida pada 2 Mei. Pada Oktober lalu, Trump juga mengungkap pernah menjalani pemeriksaan magnetic resonance imaging (MRI) setelah kunjungan kedua ke rumah sakit tahun lalu. Namun, ia tidak menjelaskan alasan pemeriksaan maupun bagian tubuh yang diperiksa.

Trump kemudian mengatakan pemeriksaan tersebut sebenarnya adalah CT scan, bukan MRI. Ia mengaku menyesal mengungkap pemeriksaan itu karena memicu pertanyaan publik mengenai kesehatannya.

Trump akan genap berusia 80 tahun pada Juni mendatang. Saat dilantik pada Januari 2025, ia telah menjadi presiden tertua dalam sejarah pelantikan Amerika Serikat. (Keysa Qanita)

Baca juga:  Luka Lebam di Tangan Trump Jadi Sorotan di Davos

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)