Gencatan senjata Suriah dan SDF diterapkan sebagai bagian dari upaya nasional untuk menjaga stabilitas keamanan negara tersebut. (Anadolu Agency)
Kemenhan Suriah Umumkan Gencatan Senjata Empat Hari dengan SDF
Willy Haryono • 21 January 2026 09:58
Istanbul: Kementerian Pertahanan Suriah mengumumkan pemberlakuan gencatan senjata selama empat hari dengan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) pada Selasa, 20 Januari. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya nasional untuk menjaga stabilitas keamanan di negara tersebut.
Dalam pernyataan resminya, pihak kementerian menginstruksikan penghentian seluruh aktivitas baku tembak di semua sektor operasional Tentara Arab Suriah. Kebijakan ini mulai berlaku efektif pukul 20.00 waktu setempat (17.00 GMT) dan direncanakan berlangsung selama empat hari ke depan.
Pihak kementerian menjelaskan bahwa jeda pertempuran ini sejalan dengan kesepahaman yang telah diumumkan oleh pemerintah Suriah dengan pihak SDF. Gencatan senjata ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi keberhasilan upaya rekonsiliasi nasional yang tengah diupayakan oleh negara.
"Keputusan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan keberhasilan upaya nasional yang sedang berjalan," tulis pernyataan resmi Kemenhan Suriah, seperti dikutip Anadolu Agency, Rabu, 21 Januari 2026.
Kementerian Pertahanan menegaskan perannya sebagai pelindung seluruh komponen rakyat Suriah tanpa terkecuali. Mereka berkomitmen untuk terus berupaya menjaga keamanan, stabilitas, dan integritas tatanan sosial masyarakat Suriah di tengah dinamika konflik yang masih berlangsung.
Penghentian sementara kontak senjata ini diharapkan dapat meredakan ketegangan di garis depan dan membuka jalur bagi bantuan kemanusiaan serta koordinasi lebih lanjut antarpihak yang terlibat dalam konflik di Suriah utara dan timur. (Kelvin Yurcel)
Baca juga: Suriah Tuduh SDF Lakukan Pelanggaran Keamanan usai Kaburnya Puluhan Tahanan ISIS