BNPB: Pengungsi Gempa NTT di Sikka Berkurang

PPNK 73 Lemhannas RI mengirimkan bantuan untuk korban terdampak gempa NTT. Foto: Istimewa

BNPB: Pengungsi Gempa NTT di Sikka Berkurang

Lukman Diah Sari • 27 August 2026 18:19

Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan penurunan jumlah pengungsi secara signifikan di posko gempa Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyebut jumlah pengungsi di posko Sikka berkurang 2.439 jiwa, dari total 10.708 orang pada hari sebelumnya.

"Total keseluruhan pengungsi saat ini tercatat sebanyak 176.621 jiwa. Penurunan paling signifikan berasal dari posko di Kabupaten Sikka," ujar Berton di Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2026, melansir Antara.

Ia melaporkan beberapa titik posko lainnya memiliki jumlah pengungsi yang tetap pada Kamis (27/8) seperti pada posko di Kabupaten Nageko, Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada. Sementara pada posko di Kabupaten Ende, pihaknya mencatat adanya kenaikan jumlah pengungsi sebanyak 23 orang.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang terdampak gempa dan memiliki rumah dalam kondisi masih kuat dan utuh pasca gempa berskala M7,7 dan gempa susulan lainnya, agar dapat kembali ke rumah masing-masing.

“Kami tetap mengimbau bagi warga yang memiliki rumah masih kuat dan utuh pasca terjadi gempa skala M7,7 dan gempa susulan agar dapat meninggalkan titik-titik posko pengungsian dan memasuki rumah masing-masing,” katanya.


(tangkapan layar/ANTARA/Hana Dewi Kinarina Kaban)

Berton menambahkan pihaknya bersama pemda terkait dipastikan tetap menyalurkan layanan permakanan dan kebutuhan pokok lainnya kepada masyarakat yang memilih untuk kembali tinggal di rumah masing-masing.

“Kami dari BNPB dan pemda tentu memfasilitasi untuk makanan dan kebutuhan pokok lainnya kepada pengungsi yang secara sukarela meninggalkan posko pengungsian,” ujarnya.

(Lukman Diah Sari)