Kapolda Riau Herry Heryawan memantau penanganan karhutla di Pelalawan lewat patroli udara. (Dok. Istimewa)
BNPB: Kualitas Udara di Riau Membaik
Lukman Diah Sari • 1 September 2026 17:05
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan Kota Pekanbaru, Provinsi Riau mengalami perbaikan kualitas udara meski pasih memiliki empat titik api. Selain itu, jarak padang kini lebih dari sembilan kilometer dengan jarak pandang lebih dari 9 kilometer.
“Kami menyampaikan pada hari Minggu, 29 Agustus, car free day dilaksanakan di Pekanbaru. Ini menandakan bahwa kualitas udara di Riau, khususnya di Kota Pekanbaru sudah membaik,” kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dalam siaran Update Penanganan Karhutla di Indonesia, melansir Antara, Selasa, 1 September 2026.
Baca Juga :
Lebih lanjut, ia mengatakan BNPB bersama pihak terkait juga terus melakukan operasi pemadaman, baik melalui Satgas darat yang bertugas memadamkan titik api di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Pelalawan, Siak, dan Bengkalis. Selanjutnya Satgas udara memonitoring titik panas dengan menggunakan dua helikopter.
"Tim Satgas udara ini juga bertugas memantau arah angin berhembus serta melakukan water bombing dengan total air yang telah disebarkan sebanyak 516 ribu liter dalam 5 kali penerbangan (sortie)," jelas dia.
.jpg)
Kondisi kebakaran lahan di Provinsi Riau. ANTARA/HO-Manggala Agni
Berton melaporkan luas area titik api yang berhasil dipadamkan di Provinsi Riau per tanggal 31 Agustus melalui Satgas darat ialah kurang lebih seluas 126,65 hektare. Sementara melalui Satgas udara ialah kurang lebih 8,8 hektare.
Terkait modifikasi cuaca, BNPB memastikan hingga saat ini tidak dapat melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Riau. Hal tersebut dikarenakan tidak adanya potensi awan yang memungkinkan untuk disemai.