UKMTO melaporkan sebuah kapal tanker terkena tiga proyektil saat keluar dari Selat Hormuz di lepas pantai Oman. (Anadolu Agency)
UKMTO: Sebuah Kapal Tanker Terkena Tiga Proyektil di Selat Hormuz
Willy Haryono • 1 September 2026 06:58
Muscat: Sebuah kapal tanker terkena tiga proyektil yang belum diketahui jenisnya saat keluar dari Selat Hormuz di lepas pantai Oman, lapor Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) pada Selasa dini hari, 1 September 2026.
Dikutip dari Anadolu Agency, UKMTO mengatakan insiden terjadi sekitar 17 mil laut atau 31 kilometer sebelah timur Khasab ketika kapal tersebut sedang menyelesaikan perjalanan keluar dari Selat Hormuz.
Tidak ada korban jiwa maupun dampak terhadap lingkungan yang dilaporkan akibat insiden tersebut.
Pihak berwenang tengah menyelidiki serangan tersebut. UKMTO mengimbau kapal-kapal yang beroperasi di kawasan itu untuk meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan.
Insiden tersebut terjadi di tengah meningkatnya kembali ketegangan di kawasan setelah serangan AS terhadap Pulau Larak, Iran, pada akhir pekan.
Serangan tersebut kemudian dibalas Iran dengan menyerang sejumlah lokasi yang digunakan pasukan AS di Yordania dan Uni Emirat Arab (UEA).
Ketegangan di Selat Hormuz
Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan menjadi salah satu rute utama perdagangan energi dunia.Ketegangan di kawasan tersebut meningkat sejak konflik AS-Iran kembali memanas. Perselisihan antara kedua negara juga berdampak pada keamanan pelayaran dan kebebasan navigasi di Selat Hormuz.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengklaim kondisi Selat Hormuz berada dalam keadaan “sangat baik” dan mengatakan rata-rata 30 kapal dapat melintas setiap malam dengan bantuan Angkatan Laut AS.
Namun, insiden terhadap kapal tanker tersebut menunjukkan risiko keamanan terhadap pelayaran di sekitar jalur strategis tersebut masih berlangsung.
Baca juga: Trump Klaim Selat Hormuz dalam Kondisi Baik, 30 Kapal Melintas Setiap Malam