Situasi Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang. ANTARA/Zuhdiar Laeis
1,3 Juta Kendaraan Masuk Jateng Selama Arus Mudik Lebaran
Silvana Febiari • 21 March 2026 13:01
Semarang: Sebanyak 1,3 juta kendaraan terpantau masuk ke wilayah Jawa Tengah (Jateng) di periode arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyebut angka itu meningkat dibandingkan tahun lalu.
"Seperti diketahui, sentralnya mudik ya di Jawa Tengah. Dari data itu menunjukkan adanya peningkatan dari tahun lalu," kata Luthfi saat memantau malam takbiran dan arus mudik Lebaran di Pos Terpadu Pelayanan Perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Semarang, dilansir dari Antara, Sabtu, 21 Maret 2026.
Pantauan dilakukan bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, Sekda Jateng Sumarno, serta perwakilan forkopimda lainnya.
Dalam pantauan tersebut juga dilakukan video conference bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Ia melaporkan bahwa situasi dan kondisi di Jateng aman, termasuk saat malam takbiran yang biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk takbir keliling dan sebagainya.
"Kami laporkan Pak Kapolri, saat ini kami hadir di Simpang Lima. Simpang Lima tidak terlalu ramai, kegiatan takbir (keliling) boleh dilakukan asal koordinasi dengan aparat," ujarnya.
Berdasarkan data pantauan sementara, jumlah kendaraan yang masuk ke Jateng selama arus mudik per 20 Maret 2026 sekitar 1.370.000 unit. Sedangkan kendaraan yang keluar dari Jateng sekitar 750 ribuan unit.
Terkait pengamanan dan pelayanan perayaan Idulfitri, Provinsi Jateng sudah menggelar rakor lintas sektoral yang ditindaklanjuti rakor di tingkat kabupaten/kota. Berbagai mitigasi telah dilakukan, baik terkait lalu lintas, infrastruktur jalan dan rambu pendukung, objek wisata, termasuk kebencanaan.
"Harapan kami kamtibmas di tempat kami terjaga. Begitu juga dengan situasi harga bahan pokok penting, di mana tidak ada kelangkaan di Jawa Tengah," katanya.

Ilustrasi Gerbang Tol Kalikangkung. Medcom.id/Mustholih
Sejauh ini, belum ada kejadian menonjol di Jateng selama arus mudik dan perayaan Idulfitri. Pengamanan dan pelayanan dilakukan oleh 11.800 personel gabungan dari unsur TNI-Polri, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya termasuk organisasi kemasyarakatan.
Sementara itu, Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo menyampaikan bahwa 55 lokasi perayaan malam takbiran menyambut Idulfitri di wilayah tersebut terpantau aman dan tertib.
"Pantauan malam takbiran cukup aman dan tertib, meskipun hujan rintik-rintik (di Kota Semarang)," ungkapnya.