Kebakaran terjadi di lapak sampah dan bengkel kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Foto: Istimewa.
Pemprov DKI Patroli Lapak Sampah Liar Buntut Kebakaran di Duren Sawit
Nattasya Amani Vrazeti • 2 September 2026 16:59
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperketat patroli di titik-titik tumpukan sampah liar. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut insiden kebakaran lapak sampah di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Rabu dini hari, 2 September 2026.
“Langkah di lapangan, patroli lapak dan titik tumpukan liar,” ujar Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim melalui keterangan tertulis, Rabu, 2 September 2026.
Jajaran lintas dinas yang terdiri atas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP, hingga perangkat wilayah setempat telah diterjunkan. Upaya ini untuk memperketat pengawasan.
"Agar kejadian serupa tidak berulang,” tegas Chico.
Pemprov DKI juga mengerahkan berbagai langkah penanganan. Mulai dari penutupan akses lahan pembuangan ilegal hingga imbauan kepada masyarakat.
"Tutup akses lahan yang biasa dipakai buang-bakar sampah, tindak pengangkut yang memasok ke lapak liar, serta imbauan di RT/RW agar sampah diserahkan ke layanan resmi," ujar Chico.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim. Foto: Dok. Antara.
Kebakaran melanda lapak sampah dan bengkel ketok magic di Duren Sawit pada Rabu, 2 September 2026 sekitar pukul 02.20 WIB. Dugaan awal penyebab kebakaran bersumber dari api pembakaran sampah yang ditinggalkan tanpa pengawasan.
Sebanyak 75 personel beserta 15 unit armada pemadam kebakaran dari Sektor Duren Sawit dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api.