Ilustrasi ujian siswa. Foto: dok. Medcom.
Kemndiktisaintek Sudah Antisipasi Kelompok Pelaku Kecurangan SNBT dan SNPMB
Despian Nurhidayat • 25 May 2026 19:25
Jakarta: Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan, pihaknya sudah menyinyalir kelompok yang melakukan kecurangan dalam pelaksanaan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB). Kementeriannya menyiapkan database foto para pelaku dari tahun-tahun sebelumnya.
"Seperti kelompok yang memang mereka by design melakukan proses kecurangan. Jadi orangnya itu-itu aja, nah sehingga kita punya tuh database banyak foto-foto yang sebelum-sebelumnya, sehingga kalau database ini masuk, kita cocokan dengan database yang sudah ada sebelumnya,” ungkapnya usai Konferensi Pers Hasil Seleksi Jalur SNBT dan Pengumuman Calon Penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Jalur SNBT Tahun 2026 di Kantor Kemdiktisaintek, dikutip dari Media Indonesia, Senin, 25 Mei 2026.
Brian pun menegaskan bahwa pihaknya tidak menolelir berbagai kecurangan. Apalagi dalam pelaksanaan SNBT yang merupakan proses seleksi secara nasional.
“Jadi kita tidak akan menolelir sekecil apapun untuk kecurangan yang dilakukan untuk bisa lulus,” kata Brian.
Lebih lanjut, dia pun mengimbau dan mengingatkan kepada seluruh orangtua dan peserta, pendidikan itu berfungsi untuk membangun masa depan. Sehingga tidak mungkin dibarengi dengan proses-proses yang melanggar integritas.

Ilustrasi siswa. Foto: dok. Medcom.
"Marilah kita lakukan ini dengan semangat memenuhi aturan yang ada, tanpa pelanggaran, menjaga integritas, karena tentu integritas ini bagian yang sangat penting dari proses pendidikan,” tegas Brian.
Senada, Ketua Umum Panitia SNPMB Eduart Wolok mengatakan, tahun ini kecurangan dalam pelaksanaan SNBT bisa ditemukan di awal sebelum pengumuman. Hal ini berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan UTBK 2025.
"Jadi bisa dipastikan InsyaAllah di tahun ini hampir tidak ada kecurangan yang lolos sampai selesai UTBK,” kata Eduart.